Judul KTI

Ads 468x60px

23 Januari, 2010

Istilah-istilah dalam dunia KB Indonesia


A
ABORTUS
Keluarnya hasil konsepsi sebagian atau seluruhnya, yang dapat terjadi secara spontan atau disengaja sebelum kehamilan 20 minggu atau terhentinya kehamilan sebelum 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram; yang tidak mempunyai kemungkinan hidup

ABSES
Pengumpulan nanah dalam rongga yang terbentuk akibat kerusakan jaringan yang disebabkan olek infeksi

ACQUIRED IMMUNO DEFICIENCY SYNDROME
(AIDS) Suatu kumpulan gejala penyakit yang diakibatkan oleh hilangnya/ menurunnya sistem kekebalan tubuh .

ADNEXITIS
Infeksi pada alat-alat dan jaringan penunjang pelvis di sekitar rahim

AFFERMATIVE ACTION
Pengembangan program khusus (pemberdayaan perempuan) dalam rangka meningkatkan kesetaraan gender dalam bidang pekerjaan dan pembangunan

AGUNAN
Suatu jaminan yang diberikan oleh penabung untuk menanggung pembayaran kembali suatu fasilitas kredit pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya.

AIR MANI
Cairan yang dicurahkan keluar dari alat kelamin pria pada saat orgasme

AKSEPTOR
Peserta KB, yaitu pasangan usia subur (PUS) yang menggunakan salah satu alat/obat kontrasepsi

AKSEPTOR AKTIF
Pasangan Usia Subur yang pada saat ini sedang menggunakan salah satu alat/obat kontrasepsi

AKSEPTOR BARU
Pasangan Usia Subur yang baru pertama kali menggunakan alat/obat kontrasepsi atau PUS yang kembali menggunakan alat kontrasepsi setelah melahirkan atau abortus

AKSEPTOR DINI
Para ibu yang menerima salah satu cara kontrasepsi dalam waktu 2 minggu setelah melahirkan atau abortus

AKSEPTOR DROPOUT
Akseptor yang menghentikan pemakaian kontrasepsi lebih dari 3 bulan

AKSEPTOR LANGSUNG
Para istri yang memakai salah satu cara kontrasepsi dalam waktu 40 hari setelah melahirkan atau abortus

AKSEPTOR LESTARI
Akseptor yang menggunakan alat kontrasepsi secara terus menerus dalam waktu sekurang-kurangnya 5 tahun

AKSESIBILITAS
Keterjangkauan seseorang akan sesuatu yang merupakan kebutuhan, mencakup aspek dana, jarak dan lain sebagainya. Misalnya akses terhadap pelayanan kesehatan atau terhadap pelayanan kontrasepsi.

AKUNTABILITAS
Adalah kewajiban untuk menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang/badan hukum/pimpinan kolektif suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggung jawaban.

AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (AKIP)
Perwujudan kewajiban suatu instansi Pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan maupun kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggungjawaban secara periodik (tahunan)

ALAT KONTRASEPSI
Alat yang digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan

ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT
Alat kontrasepsi yang disusupkan atau ditanam di bawah kulit. Yang beredar di Indonesia antara lain : Norplant, Implanon, Indoplan, Sinoplan dan Jadena
Intra Uterine Device/IUD)

ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM(AKDR)
Alat Kontrasepsi yang dimasukan ke dalam rahim, terbuat dari plastik halus dan fleksibel (polietilin). Jenisnya antara lain : Lippes Loop, Berbentuk spiral, ukurannya ada tiga macam : kecil, sedang dan besar. Copper T (CuT-380A) berukuran kecil, kerangka dari plastik yang fleksible, berbentuk huruf T diselubungi dengan kawat halus yang terbuat dari tembaga (Cu). Jenis lain yang beredar di Indonesia antara lain Multiload (ML Cu 250 dan 375), dan NOVA T.

ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE)
Seperangkat alat bantu yang dipergunakan sebagai media interaksi ibu dan anak yang berfungsi sebagai perangsang daya tumbuh kembang anak dalam aspek mental intelektual, emosional, sosial dan moral agar anak dapat mencapai titik optimal didalam proses tumbuh kembangnya

ALERGI
Reaksi tubuh akibat kepekaan yang berlebihan terhadap bahan tertentu

AMENOREA
Tidak datangnya haid pada wanita usia subur seperti biasanya. Amenorrhea bisa disebabkan keterlambatan keluarnya haid karena terjadinya konsepsi dan karena adanya kelainan (penyakit). Amenorrhea pada umumnya karena terjadi konsepsi

ANAK LAHIR HIDUP
Banyaknya anak yang pernah dilahirkan hidup oleh seorang wanita baik yang masih hidup sampai saat ini maupun sudah meninggal

ANAK MASIH HIDUP
Banyaknya anak yang pernah dilahirkan hidup oleh seorang wanita dan masih tetap hidup sampai saat sensus/survey dilakukan

ANALGESIK
Obat-obatan untuk menghilangkan rasa sakit, atau obat untuk mengatasi rasa nyeri.

ANALISIS GENDER
Proses mengurai data dan informasi secara sistimatik tentang laki-laki dan perempuan untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan kedudukan, fungsi, peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya

ANALISIS DAN EVALUASI EFEK DAN DAMPAK PROGRAM KB NASIONAL
Penilaian efek dan dampak hasil pencapaian pelaksanaan program terhadap penurunan tingkat kelahiran total.

ANALISIS DAN EVALUASI MULTI INDIKATOR PROGRAM KB NASIONAL
Pengukuran pencapaian hasil pelaksanaan Program KB Nasional melalui pendekatan indikator input, proses, output serta efek dan dampak program.


ANALISIS DAN EVALUASI OPERASIONAL PROGRAM KB NASIONAL
Penilaian terhadap aspek dan hasil kegiatan operasional program sehingga dapat diketahui tingkat kekuatan dan kelemahan program.

ANATOMI
Ilmu urai tubuh

ANDROGINI
Pola pendidikan dan pengasuhan anak yang tidak membedakan antara anak laki-laki dan anak perempuan

ANDROLOGI
Suatu ilmu yang mempelajari tentang alat-alat reproduksi pria

ANDROPAUSE
Disebut juga veropause, adalah kumpulan gejala yang meliputi menurunnya kemampuan fisik, seksual dan psikologis pada pria

ANESTESI LOKAL
Penyuntikan obat yang menghilangkan rasa nyeri (anestesi) yang bekerja di daerah tempat suntikan

ANGKA BEBAN TANGGUNGAN (DEPENDENCY RATIO)
Angka yang menyatakan perbandingan antara banyaknya orang yang tidak produktif ( umur di bawah 15 tahun dan 65 tahun ke atas) dengan banyaknya orang yang termasuk produktif secara ekonomis (umur 15 – 64 tahun) Angka beban tanggungan dapat digunakan sebagai indikator ekonomi dari suatu negara, apakah tergolong negara maju atau bukan.

ANGKA HARAPAN HIDUP
Rata-rata tahun hidup yang masih akan dijalani oleh seseorang yang telah berhasi mencapai umur ”x” pada suatu tahun tertentu, dalam situasi mortalitas yang berlaku di lingkungan masyarakatnya.

ANGKA KEGAGALAN KONTRASEPSI
Angka yang menunjukkan banyaknya akseptor yang menjadi hamil pada saat masih menggunakan alat kontrasepsi.

ANGKA KEGAGALAN SPIRAL
Angka yang menunjukkan banyaknya peserta KB aktif yang menggunakan IUD/AKDR yang menjadi hamil.

ANGKA KELAHIRAN KASAR (CRUDE BIRTH RATE/CBR)
Banyaknya kelahiran per 1000 penduduk dalam suatu periode waktu tertentu, biasanya satu tahun. Angka ini diperoleh dengan membagi jumlah kelahiran yang terjadi dengan jumlah penduduk pada pertengahan periode/ tahun.

ANGKA KELAHIRAN MENURUT KELOMPOK UMUR (Age Spesific Fertility Rate/ASFR)
Banyaknya kelahiran pada perempuan kelompok umur tertentu pada satu periode per 1000 penduduk perempuan pada kelompok umur yang sama pada pertengahan periode yang sama.

ANGKA KELAHIRAN PARIPURNA (CFR)
Rata-rata banyaknya anak yang dilahirkan per wanita dari kohor wanita sampai akhir masa reproduksi

ANGKA KELAHIRAN PERKAWINAN UMUM (General Fertility Rate)
Rata-rata banyaknya kelahiran selama periode tertentu (biasanya satu tahun) per 1000 wanita usia subur berstatus kawin dalam usia reproduksi (15 – 49 tahun) pada pertengahan tahun yang sama.

ANGKA KELAHIRAN TOTAL (Total Fertility Rete/TFR)
Rata-rata banyaknya anak yang dilahirkan hidup oleh seorang wanita sampai akhir masa reproduksinya (asumsi, wanita tersebut tetap hidup sampai akhir masa reproduksi dan mengikuti pola fertilitas tertentu). Angka ini diperoleh dengan menjumlahkan angka fertilitas menurut umur

ANGKA KELANGSUNGAN (CONTINUATION RATE)
Angka yang menunjukkan proporsi akseptor yang masih menggunakan alat kontrasepsi setelah suatu periode pemakaian tertentu.

ANGKA KEMANTAPAN SPIRAL
Angka yang menunjukkan banyaknya spiral yang telah dipasang dan masih ada dalam rahim (insitu) setelah waktu tertentu sesudah pemasangan. Angka ini lebih rendah dari angka kelangsungan pemakaian untuk spiral karena angka kemantapan tidak termasuk spiral yang dipasang kembali karena spiral keluar sendiri.

ANGKA KEMATIAN ANAK
Banyaknya kematian anak-anak 1 - 4 tahun per 1000 penduduk umur 1 – 4 tahun. Dari angka kematian menurut umur biasanya terdapat pola-pola tertentu. Angka kematian anak biasanya lebih tinggi daripada angka kematian pada umur yang lebih tua. Hal ini disebabkan pada tahun-tahun awal kehidupannya masih sangat mudah terpengaruh oleh penyakit yang berbahaya

ANGKA KEMATIAN BARU LAHIR (NEONATAL DEATH RATE)
Angka yang menunjukkan banyaknya kematian bayi di bawah umur 1 bulan atau 28 hari per seribu kelahiran hidup pada periode waktu tertentu. Kematian yang terjadi pada umur kurang 1 bulan ini pada umumnya disebabkan karena faktor-faktor dalam kandungan dan perlindungan obstetri

ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB/IMR)(INFANT MORTALITY RATE)
Banyaknya kematian bayi berumur kurang dari satu tahun per seribu kelahiran hidup pada tahun tertentu. Angka kematian yang tinggi umumnya terjadi pada bulan-bulan pertama dari kehidupannya

ANGKA KEMATIAN INTRINSIK
Banyaknya kematian selama satu tahun per seribu penduduk pada pertengahan tahun yang sama seandainya penduduk yang bersangkutan dalam pengertian demografi memenuhi kondisi stabil

ANGKA KEMATIAN IBU (AKI)
Banyaknya kematian perempuan pada saat hamil atau selama 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lama dan tempat persalinan yang disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, dan bukan karena sebab-sebab lain, per 100.000 kelahiran hidup.

ANGKA KEMATIAN KASAR (CDR) (CRUDE DEATH RATE)
banyaknya kematian per 1000 penduduk dalam satu tahun di wilayah tertentu. Angka kematian kasar merupakan ratio kematian selama satu tahun dengan jumlah penduduk pertengahan tahun, angka ini merupakan bentuk angka kematian yang paling kasar dibandingkan dengan angka kematian untuk seluruh penduduk tanpa membedakan karakteristik penduduk yang bersangkutan, misal: jenis kelamin

ANGKA KEMATIAN MENURUT JENIS KELAMIN
Banyaknya kematian yang dikelompokkan menurut jenis kelamin tertentu per seribu penduduk dalam jenis kelamin yang sama

Angka kematian khusus perempuan
jumlah kematian perempuan perseribu perempuan pada pertengahan tahun.

Angka kematian khusus laki-laki
jumlah kematian laki-laki per seribu pria pada pertengahan tahun

ANGKA KEMATIAN MENURUT KELOMPOK UMUR (ASDR)(AGE SPECIFIC DEATH RATE)
Banyaknya kematian penduduk pada kelompok umur tertentu per seribu penduduk dalam kelompok umur yang sama. Angka kematian menurut umur merupakan dasar, berguna untuk membandingkan kedudukan atau kelompok penduduk. Resiko kematian yang berbeda antara kelompok umur yang satu dengan kelompok umur yang lebih besar daripada orang yang berusia 15 tahun


ANGKA KEMATIAN WAKTU MELAHIRKAN
Menunjukkan banyaknya wanita yang meninggal pada waktu melahirkan per 100.000 kelahiran dalam tahun tertentu. Kematian ini disebabkan karena komplikasi dari kehamilan atau sekitar kelahiran.

ANGKA KREDIT
Satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh pejabat fungsional yang digunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan atau kenaikan pangkat dalam jabatan fungsional.

ANGKA KETIDAKLANGSUNGAN
Angka yang menunjukkan proporsi akseptor yang tidak menggunakan alat kontrsepsi lagi, dengan alasan apapun, setelah suatu periode pemakaian tertentu

ANGKA PERCERAIAN
Persentase penduduk yang berstatus cerai terhadap jumlah penduduk keseluruhan pada pertengahan tahun untuk suatu tahun tertentu. Biasanya dihitung per 1000 penduduk.

ANGKA PERKAWINAN KASAR
Persentase penduduk yang berstatus kawin terhadap jumlah penduduk keseluruhan pada pertengahan tahun untuk suatu tahun tertentu . Perhitungan angka ini adalah menggunakan data banyaknya perkawinan yang terjadi pada waktu tertentu termasuk di dalamnya perkawinan pertama dan perkawinan ulang, jadi bukan banyaknya penduduk yang berstatus kawin

ANGKA PREVALENSI KB
Proporsi antara jumlah peserta KB aktif (Current Users) terhadap jumlah pasangan usia subur (PUS)

ANGKA REPRODUKSI
Banyaknya bayi wanita yang akan menggantikan ibunya dalam suatu genersi (dimasa yang akan datang). Angka reproduksi dibedakan menjadi angka reproduksi kotor dan angka reproduksi netto.

ANGKA REPRODUKSI KOTOR (GRR)(GROSS REPRODUCTION
Banyaknya kelahiran bayi wanita untuk setiap 1000 wanita yang berumur 15 – 49 tahun.

ANGKA REPRODUKSI NETTO (NRR)(NET REPRODUCTION RATE)
Banyaknya bayi wanita yang dilahirkan oleh seorang wanita sampai akhir masa reproduksinya dan akan dapat menggantikan kedudukan ibunya dengan mengikuti pola fertilitas dan pola mortalitas seperti ibunya

ANGKA MIGRASI
Angka yang menunjukkan banyaknya orang yang pindah tiap 1000 penduduk dalam satu tahun.

ANGKA MIGRASI KELUAR
Angka yang menunjukkan banyaknya migran yang keluar per 1000 penduduk daerah asal dalam waktu satu tahun

ANGKA MIGRASI MASUK
Angka yang menunjukkan banyaknya migrasi yang masuk per 1000 penduduk daerah tujuan dalam waktu satu tahun

ANGKATAN KERJA
Mereka yang menyumbangkan tenaga untuk menghasilkan barang-barang atau jasa, dengan menerima imbalan upah berupa uang dan/atau barang.
Angkatan kerja adalah bagian dari usia tenaga kerja (penduduk usia 15 – 64 tahun) yang sesungguhnya terlibat dalam kegiatan produksi. Beberapa ukuran tentang angkatan kerja adalah sebagai berikut :
Angka Partisipasi Angkatan Kerja : yaitu angka yang menunjukkan perbandingan antara banyaknya angkatan kerja dengan banyaknya tenaga kerja (untuk Indonesia berumur 10 tahun keatas)
Angka pengangguran : yaitu angka yang menunjukkan banyaknya penduduk yang tidak bekerja dan sedang mencari pekerjaan dibandingkan dengan penduduk yang berusia kerja

ANTISEPTIS
Tindakan pencegahan dan pemusnahan pertumbuhan mikro organisme

APOTIK HIDUP
Pekarangan yang ditanami obat-obatan keperluan sehari-hari. Yang dimaksud dengan tanaman obat-obatan disini antara lain kunyit, jahe, daun kumis kucing dan sebagainya yang merupakan sarana obat-obatan dan dapat dipakai sehari-hari.

APSARI
(Akseptor Satuhu Lestari ) Nama suatu perkumpulan atau paguyuban akseptor KB di Yogyakarta

ARUS MIGRASI
Banyaknya perpindahan penduduk dari daerah asal ke daerah tujuan selama jangka waktu tertentu

ASI EKSKLUSIF
Pemberian ASI tanpa selingan makanan tambahan sejak bayi dilahirkan hingga usia 6 bulan.

ASKES (PERSERO)
Adalah BUMN yang diberikan kepercayaan dan penugasan oleh pemerintah untuk mengelola pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin, yang selanjutnya dalam pedoman teknis ini disebut PT Askes

ASKESKIN
Suatu mekanisme pembiayaan pelayanan kesehatan termasuk KB bagi orang miskin yang ditanggung pemerintah melalui PT ASKES

AUDIT
Pengujian atas kegiatan obyek pemeriksaan dengan cara membandingkan keadaan yang terjadi dengan keadaan yang seharusnya

AUDIT AKUNTABILITAS
Kegiatan audit untuk menilai pelaksanaan tugas pokok dan fungsi obyek yang diperiksa.

AUDIT MEDIK PELAYANAN KB
Suatu proses kejadian kasus medis KB yang sistimatis dan kritis terhadap kasus komplikasi, kegagalan dalam penggunaan alat/obat kontrasepsi, serta penatalaksanaannya dengan memanfaatkan data dan informasi yang relevan, sehingga teridentifikasi berbagai faktor penyebab serta memperoleh solusi perbaikan dan disepakati jenis intervensi yang diperlukan sebagai kegiatan tindak lanjut

AUDITAN
Instansi / institusi yang diaudit.

AUDIT OPERASIONAL
Kegiatan audit yang ditujukan untuk menilai keekonomisan, daya guna dan hasil guna suatu obyek audit dan atau kegiatan tertentu.

AUDITOR
Pegawai negeri sipil yang diberikan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan pengawasan pada instansi pemerintah.

AZAL
Senggama terputus (coitus interuptus), yaitu menghentikan senggama sebelum mencapai orgasme sehingga air mani keluar di luar liang senggama.

B

BADAN KOORDINASIKELUARGA BERENCANA NASIONAL (BKKBN)
Suatu lembaga pemerintah non departemen yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden yang mempunyai tugas pokok menyiapkan kebijaksanaan umum dan mengkoordinasikan penyelenggaraan program keluarga berencana nasional dan pembangunan keluarga sejahtera secara menyeluruh dan terpadu

BAYI
nak Usia dibawah 1 tahun (belum mencapai ulang tahun yang pertama)

BALAI MITRA SEJAHTERA(BMS)
uatu wadah pemberian informasi, pelayanan rujukan Pembangunan Keluarga Sejahtera yang dikelola masyarakat yang didukung dengan fasilitas tenaga, sarana maupun informasi dari masyarakat dan sektor terkait guna membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan untuk peningkatan keluarga sejahtera

BALAI KESEHATAN IBU DAN ANAK (BKIA)
Kesatuan organisasi kesehatan atau klinik kesehatan yang memberikan pelayanan bagi ibu dan anak.

BALITA
Bawah lima tahun, yaitu anak-anak yang berada dalam kelompok usia 0 – 4 tahun

BATITA
Bawah tiga tahun, yaitu anak-anak yang berada dalam kelompok usia 0 – 2 tahun

BEA SISWA SUPERSEMAR
Suatu bantuan yang diberikan oleh Yayasan Super Semar kepada anak peserta KB lestari yang sedang mengikuti pendidikan pada SMTA Kejuruan sesuai dengan ketentuan Yayasan

BEBAN GANDA
Peran tugas dan fungsi yang berlipat ganda.

BEYOND FAMILY PLANNING
Kegiatan-kegiatan yang menjangkau lebih jauh dari KB, seperti perbaikan gizi, peningkatan pendapatan dan lain-lain yang dapat mendukung dan menambah kemantapan program KB

BIAS GENDER
Suatu pandangan yang membedakan peran, kedudukan serta tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan pembangunan

BIDAN DI DESA
Bidan yang ditempatkan dan ditugaskan di desa , mempunyai wilayah kerja 1 s/d 2 desa, bertugas melaksanakan pelayanan KB dan kesehatan., baik di dalam maupun diluar jam kerja, serta bertanggung jawab langsung kepada puskesmas.

BINA KELUARGA
Upaya pemberdayaan ketahanan keluarga melalui program bina ketahanan keluarga yang bertujuan meningkatkan pengetahuan keluarga (orang tua dan anggota kaluarga lainnya) dalam meningkatkan kualitas anggota keluarganya sesuai dengan tingkatan usianya (balita, remaja dan lansia)

BINA KELUARGA BALITA (BKB)
elompok kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran ketrampilan dan sikap ibu serta anggota keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang anak Balita (0 –5/6 tahun) yang optimal terutama melalui rangsangan emosional, moral dan sosial

BINA KELUARGA BALITA IQRO’
Keterpaduan kegiatan program BKB dengan pendidikan rohani (Islam) melalui Taman Pendidikan Al Qur’an

BINA KELUARGA BALITA TPA
Keterpaduan kegiatan program BKB dengan tempat penitipan anak di lingkungan kerja (perusahaan, perkantoran, sentra industri, pusat perbelanjaan/mall, dll)

BINA KELUARGA BALITA KIA
Keterpaduan kegiatan pogram BKB dengan kesehatan ibu dan anak

BINA KELUARGA BALITA KEMAS
Kegiatan BKB kesiapan masa sekolah, mempersiapkan anak balita untuk memasuki dunia pendidikan formal (Taman Kanak Kanak)

BINA KELUARGA BALITA MATEMATIKA
Adalah pengembangan materi kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita yang memperhatikan tujuan BKB, taqwa, cerdas, terampil dan mandiri bagi semua keluarga balita dengan materi tambahan yang dilengkapi dengan Alat Permainan Edukatif (APE) matematika (berhitung).

BINA KELUARGA REMAJA(BKR)
Kelompok kegiatan untuk meningkatkan kepedulian, kesadaran dan tanggung jawab orang tua terhadap kewajibannya membimbing, meningkatkan pengetahuan, kesadaran anak dan remaja dalam rangka meningkatkan ketahanan fisik, non fisik melalui inter ekstra komunikasi yang sehat dan harmonis dalam suasana kehidupan rumah tangga yang bahagia dan sejahtera

BINA KELUARGA LANSIA(BKL)
Kelompok kegiatan untuk membina keluarga lansia. Keluarga lansia adalah keluarga dimana anggota keluarganya ada yang sudah memasuki usia lanjut, mereka harus menyesuaikan di masa depan adanya kemunduran fisik, mental dan juga kemungkinan ekonomi

BINA KELUARGA MUDA MANDIRI (BKMM)
Kelompok kegiatan untuk membina keluarga muda yaitu keluarga baru menikah. Keluarga muda ini adalah pasangan yang sedang menyesuaikan diri dengan sikap dalam keluarga yang sebelumnya belum pernah dialami. Tujuannya adalah membina kesadaran, sikap dan kemampuan keluarga muda dalam menentukan kebutuhan hidup sehat, mental spiritual dan sosial dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga

BONUS DEMOGRAFI
euntungan ekonomis yang disebabkan oleh menurunnya rasio ketergantungan sebagai hasil proses penurunan fertilitas jangka panjang

BUTA GENDER
Kondisi/keadaan seseorang yang tidak memahami tentang pengertian atau konsep gender

C
CATUR KENDALI OPERASIONAL TERPADU ( CAKOT )
Kegiatan pengendalian lapangan yang dilakukan oleh petugas, kegiatan tersebut meliputi pendataan, pencatatan dan pelaporan, pembinaan, serta evaluasi dan analisa pelaksanaan program KB di wilayah kerja PLKB. Istilah ini berasal dari BKKBN Propinsi Jawa Barat

CANDIDIASIS
Infeksi jamur jenis candida

CARA/METODE KONTRASEPSI
Cara yang digunakan untuk menunda, menjarangkan atau mencegah terjadinya kehamilan (konsepsi)

CATUR WARGA
Keluarga yang terdiri dari seorang ayah, seorang ibu dan dua orang anak

CATUR KENDALI OPERASIONAL TERPADU
Kegiatan pengendalian lapangan yang dilakukan oleh petugas, kegiatan tersebut meliputi pendataan, pencatatan dan pelaporan, penbinaan, serta evaluasi dan analisa pelaksanaan program KB diwilayah kerja PLKB. Istilah ini berasal dari BKKBN Propinsi Jawa Barat.

CIPTA KARYA KENCANA
Penghargaan yang diberikan kepada tenaga program yang telah melakukan karya yang menonjol dalam pengembangan konsepsi, inovasi, dan sistem yang bermanfaat bagi program

COITUS
Senggama

COITUS INTERUPTUS
Senggama terputus

COUPLES YEARS
Banyaknya tahun pasangan yang terlindung dari kemungkinan mengalami kehamilan karena menggunakan salah satu alat kontrasepsi.

D

DASA WISMA
Kelompok 10 rumah/keluarga peserta KB yang menjadi binaan kader

DATA
Keterangan (angka atau simbol) atau fakta yang dapat memberikan gambaran tentang sesuatu keadaan atau persoalan yang dapat dijadikan dasar kajian.

DATA BASIS PERENCANAAN
dalah kumpulan data dasar yang jenis datanya digunakan sebagai dasar penyusunan program dan anggaran Program KB Nasional.

DAUR HAID
Siklus haid, biasanya selama sekitar 28 atau 35 hari setiap siklusnya.

DAYA DUKUNG ALAM
Adalah kemempuan lingkungan alam beserta segenap unsur dan sumbernya untuk menunjang peri kehidupan manusia serta makhluk lain secara berkelanjutan

DAYA TAMPUNG LINGKUNGAN BINAAN
Adalah kemampuan lingkungan hidup buatan manusia untuk memenuhi peri kehidupan penduduk

DAYA TAMPUNG LINGKUNGAN SOSIAL
Adalah kemampuan manusia dan kelompok penduduk yang berbeda untuk hidup bersama-sama sebagai satu masyarakat secara serasi, selaras, seimbang, rukun, tertib, dan aman.

DHARMA KARYA KENCANA
Penghargaan yang diberikan kepada tenaga program yang telah melakukan karya yang menonjol dalam penyediaan tenaga, dan atau sarana, prasarana demi meningkatkan keberhasilan program.

DEMAND CREATION
Penciptaan permintaan, yaitu program untuk mengembangkan minat baru terhadap pelayanan KB yang makin dini. Program dan kegiatan ini harus diciptakan untuk menerangkan kepada para pasangan usia subur muda untuk ber-KB secara dini agar usaha membangun keluarga sejahtera dapat dikembangkan dengan sebaik-baiknya

DEMOGRAFI
Ilmu yang mempelajari tentang kependudukan yang mencakup tentang : kelahiran, kematian, migrasi, perkawinan, dan mobilitas sosial.

DEMAND FULFILLMENT
Pemenuhan kebutuhan bagi mereka yang membutuhkan pelayanan KB, yaitu mereka yang baru melahirkan yang mempunyai anak batita (bawah tiga tahun), yang anaknya sudah lebih dari dua atau tiga orang, yang usianya di atas 30 tahun, yang usianya lebih dari 35 tahun dan mempunyai anak lebih dari tiga orang yang kondisinya masih pra sejahtera dan mempunyai anak balita (bawah lima tahun)

DEPO PROVERA/DEPO PROGESTIN
Nama obat kontrasepsi suntikan yang mengandung depo medrosi 17 alpa progesterone acetate

DIAFRAGMA
Suatu alat KB terbuat dari karet, berbentuk mangkok dipakai untuk menutupi mulut rahim dengan memasukkannya sejauh mungkin ke dalam liang senggama yang mencegah masuknya sel mani ke mulut rahim, sehingga mencegah terjadinya kehamilan

DIFUSI
Proses yang terjadi pada saat suatu informasi dikomunikasikan melalui saluran-saluran tertentu dalam periode waktu tertentu

DILATASI
Usaha untuk memperlebar suatu saluran (rongga tubuh) biasanya dengan memakai alat yang disebut dilatator.

DINAMIKA PENDUDUK
Perubahan penduduk secara terus menerus yang dipengaruhi oleh : fertilitas, mortalitas dan migrasi

DISEMINASI
Penyebarluasan informasi yang dapat dilakukan dengan berbagai bentuk komunikasi atau media.

DISMENORIA
Rasa nyeri yang berlebihan pada saat haid

DISPARENIA
Rasa nyeri yang berlebihan pada saat bersenggama.

DISTRIBUSI PARITAS
Distribusi penduduk wanita usia produksi menurut banyaknya anak yang pernah dilahirkan.

DISTRIBUSI UMUR PENDUDUK
Distribusi umur penduduk biasanya digambarkan dalam piramida penduduk yang dapat memcerminkan apakah suatu negara mempunyai struktur penduduk tua atau muda.

DOUBLE BURDEN/BEBAN GANDA
Perbedaan perlakuan terhadap salah satu jenis kelamin dengan memberikan pekerjaan jauh lebih banyak (berganda) dibandingkan dengan jenis kelamin lainnya

DOUCHE
Suatu aliran langsung dari air, gas atau uap ke dalam suatu ruangan tubuh. Pengertian douche dalam kontrasepsi adalah membasuh liang senggama segera setelah selesai senggama.

DWI WINDU KARYA KENCANA
Penghargaan yang diberikan kepada tenaga program yang telah menunjukkan kesetiaannya selama enam belas tahun atau lebih secara terus menerus pada Program KB Nasional

E

EFEK dan DAMPAK
Efek adalah pengaruh langsung dari output, sedangkan dampak adalah pengaruh lanjut dari output.

EFEK SAMPINGAN KONTRASEPSI
Adalah perubahan sistem, alat dan fungsi tubuh yang timbul akibat dari penggunaan alat atau obat kontrasepsi dan tidak berpengaruh serius terhadap klien
Contoh :
1. Kondom, reaksi alergi, mengurangi kenikmatan hubungan seksual
2. Oral pil, mual/muntah, pusing kepala, nafsu makan bertambah, lesu lemah tidak bersemangat dalam bekerja, penurunan ASI, tekanan darah tinggi, perubahan berat badan, jerawat, bercak cokelat pada wajah (hyper pegmentasi), varises, keputihan, gangguan haid.
3. Suntik tidak datang haid, (amenorea), pertambahan berat badan, sakit kepala, nyeri pinggul, tekanan darah tinggi.
4. Implant, “hilang” tidak teraba, nyeri dada, pendarahan, bercak, nyeri kepala, mual/pusing/gelisah, berat badan bertambah/berkurang.
5. AKDR, perdarahan, gangguan haid, demam, menggigil, cairan vagina yang banyak.
6. Vasektomi, perdarahan sedikit membasahi plester penutup luka, nyeri didaerah luka, gatal di kulit disertai bentol bentol.

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI
Dipakai dalam arti efektifitas klinik, yaitu pengaruh suatu cara kontrasepsi untuk mencegah kehamilan.


EFEKTIVITAS KLINIS
Keunggulan cara kontrasepsi tertentu untuk mencegah terjadinya kehamilan dalam kenyataan penggunaan sehari-hari.

EFEKTIVITAS MIGRASI
Rasio antara migrasi netto dan migrasi brutto yang makin kecil

EKSPULSI - IUD
Lepasnya IUD secara spontan dari posisi semula.

ELIGIBLE WOMEN
Wanita dalam usia reproduksi (subur), yaitu yang berumur antara 15 – 49 tahun.

EMANSIPASI
uatu pandangan yang menciptakan adanya kesamaan peran dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki dalam segala aspek kehidupan baik biologis maupun non biologis.

EMPAT TERLALU
Merupakan salah satu faktor penyebab kematian ibu dan bayi, yaitu :
1.terlalu muda melahirkan (umur ibu kurang dari 20 tahun)
2.terlalu tua melahirkan (umur ibu lebih dari 35 tahun)
3.terlalu banyak melahirkan (jumlah anak lebih dari tiga)
4.terlalu dekat jarak waktu melahirkan (jarak kelahiran kurang dari 2 tahun)

EMBRIO
Hasil pembuahan sel telur pada stadium permulaan yang kemudian menjadi janin Pada manusia antara umur satu minggu sampai delapan minggu

ENDOMETRIUM
Dinding dalam rongga rahim

ENDOSCOPY
emeriksaan bagian dalam tubuh dengan suatu alat yang berupa teropong.

ESTRADIOL
Salah satu jenis hormon estrogen

ESTROGEN
Suatu hormon yang dapat menimbulkan karakteristik seks sekunder pada wanita berasal dari kelenjar tertentu manusia, hewan ataupun tumbuh-tumbuhan yang mempunyai sifat estrigenik. Hormon tersebut dapat diperoleh secara alamiah ataupun sintetis

EXPULSION RATE – IUD
Tingkat (persentase) keluarnya IUD (alat kontrasepsi dalam rahim/AKDR) secara spontan dari rahim akseptor.

EVALUASI
Proses kegiatan pengukuran yang dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan dengan cara membandingkan hasil nyata kegiatan program dengan indikator keberhasilan baik sebelum, selama dan setelah selesainya pelaksanaan program

F

FAKTOR PENENTU FERTILITAS
Faktor-faktor yang mempunyai pengaruh langsung dan besar terhadap fertilitas.

FASILITAS PELAYANAN KB PARIPURNA
Fasilitas yang mampu dan berwenang memberikan semua jenis pelayanan kontrasepsi ditambah dengan pelayanan rekanalisasi dan penanggulangan infertilitas

FEKUNDITAS
Kemampuan potensial seorang wanita untuk melahirkan anak.

FEMININ
Ciri, karakteristik sikap dan perilaku dominan yang dimiliki kaum perempuan

FEMINISME
Paham, aliran, gerakan yang memperjuangkan persamaan hak dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki dalam segala aspek hidup dan kehidupan

FERTILITAS
Kemampuan riil seorang wanita untuk melahirkan, yang dicerminkan dalam jumlah bayi yang dilahirkan

FERTILITAS DIFFERENSIAL
Perbedaan angka fertilitas antara penduduk suatu wilayah dengan penduduk wilayah lain atau antar penduduk suatu negara tertentu dalam waktu tertentu yang mungkin disebabkan karena status sosial ekonomi, pendidikan, pekerjaan

FILAMEN AKDR
Benang pada alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) sehingga alat kontrasepsi itu mudah dikontrol dan diangkat bila diperlukan.

FIMBRIA
Bagian ujung dari saluran telur (tuba) yang berbentuk seperti jari-jari dan berfungsi untuk menangkap sel telur (ovum).

FORNIKS
Puncak liang sanggama yang terletak di samping, depan dan belakang dari mulut rahim (portio)

FORUM KONSULTASI KEMITRAAN (FKM)
Suatu kegiatan rapat sebagai forum pertemuan antar Unit Pelaksana KB.

FLOUR ALBUS / LEKORHEA / KEPUTIHAN
Cairan yang keluar dari liang senggama yang putih kehijau-hijauan, kecoklatan atau kemerahan, kadang disertai bau yang tidak enak dan rasa gatal disebabkan oleh jamur dan parasit.

FUNDUS UTERI
Bagian rahim paling atas.

FRIGIDITAS
Tidak adanya gairah seks pada wanita

G

GALAKTORIA
Suatu keadaan dimana payudara memproduksi air susu berlebihan atau di luar masa seksual.

GARIS GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)
Suatu bentuk susunan yang merinci tujuan pembelajaran umum, tujuan pembelajaran khusus, pokok bahasan dari setiap mata pelajaran ditambah dengan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk setiap mata pelajaran serta sumber kepustakaan.

GEJALA SAMPINGAN
Gejala yang tidak diinginkan, yang timbul akibat pemakaian sesuatu obat/alat kontrasepsi dan lain-lain.

GENDER
Pandangan masyarakat tentang perbedaan peran, fungsi dan tanggung jawab antara perempuan dan laki laki yang merupakan hasil kontruksi sosial budaya dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan jaman.

GENDER DALAM PROGRAM KB
Penerapan konsep gender ke dalam progam-program pokok Program KB Nasional

GENDER DEVELOPMENT INDEX
Angka yang menunjukkan pelaksanaan pembangunan yang berkaitan dengan masalah gender

GERAKAN EKONOMI KELUARGA SEJAHTERA.
dalah suatu gerakan pemberdayaan keluarga di bidang ekonomi yang meliputi Gerakan Kewirausahaan Keluarga Sejahtera (GWKS) dan Gerakan Kemitrausahaan Keluarga Sejahtera (GMKS).

GENERASI MUDA
Mereka yang berumur antara 0 s/d 30 tahun

GERBANG SEWU
Gerakan Pembangunan Seribu Rupiah ini merupakan gerakan yang diprakarsai oleh Putra Jawa kedudukan Sumatera (Puja Kesuma) di Langkat, dalam upaya Taskin, dihimpun melalui organisasi Puja Kesuma dengan mengumpulkan seribu setiap bulan oleh Puja Kesuma

GERDU PERTASI KENCANA
Gerakan Terpadu Pertanian, Koperasi, dan Keluarga Berencana yang diarahkan untuk membangun kualitas Keluarga dengan upaya memperkuat fungsi ekonomi keluarga, kehidupan ber Koperasi yang sekaligus dapat meningkatkan tahapan Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I serta tahapan keluarga lainnya

GERAKAN IBU SEHAT SEJAHTERA
Merupakan pengembangan dari KISS (Kampanye Ibu Sehat Sejahtera) atau dalam istilah bahasa inggris disebut sebagai safe motherhood, yang meliputi II subtansi kegiatan dan keluarga sadar AIDS.

GERAKAN KETAHANAN KELUARGA SEJAHTERA
Meliputi bina ketahanan keluarga muda mandiri, bina keluarga balita, bina keluarga remaja, bina keluarga dewasa dan bina keluarga lansia.

GERAKAN KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (GKSS)
Merupakan pengembangan dari kampanye ibu sehat sejahtera (KISS) yang dimulai tahun 1992, dan pada tahun 1993 dikembangkan menjadi gerakan ibu sehat sejahtera (GISS), serta selanjutnya pada tahun 1996 dikembangkan lagi menjadi GKSS

GERAKAN PEMBANGUNAN KELUARGA PEKERJA SEJAHTERA
Upaya kepedulian dan peran serta pengusaha, pekerja dan keluarganya dalam kegiatan pembangunan Keluarga Sejahtera secara mandiri di lingkungan perusahaan dan masyarakat sekitar perusahaan untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya serta masyarakat sekitar perusahaan menuju keluarga kecil bahagia sejahtera

GERAKAN REPRODUKSI KELUARGA SEJAHTERA
Gerakan Reproduksi Keluarga Sejahtera, yang meliputi peningkatan KB yang makin mandiri gerakan keluarga sehat sejahtera, dan gerakan keluarga sadar HIV/AIDS.

GIZI
Zat makanan (protein, lemak, karbohidarat, mineral dan vitamin) yang diperlukan oleh tubuh manusia untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta untuk melakukan segala fungsinya

GULA DARAH SEWAKTU (GDS)
Yaitu pemeriksaan gula darah dalam darah sewaktu-waktu ( tanpa puasa).

GUILLAIN BARREN SYNDROME ( GBS)
Adalah kelemahan akut akibat gangguan syaraf perifer (acute inflamatory demyeling polyneuropathy), yang memperlihatkan kelemahan bersifat progresif selama empat hingga lima minggu. Kelumpuhan biasanya akan diikuti pemulihan motorik datar sebelum mengalami perbaikan secara perlahan-lahan

GROSS ENROLLMENT RATIO (GER)
Ratio jumlah murid SD, SLTP, SLTA, dan Mahasiswa dibagi dengan jumlah penduduk usia sekolah berturut-turut usia 7 – 12, 13 – 15, 16 – 18, dan 19 – 24 tahun

H

HAID PERTAMA
Tanggal atau umur yang menyatakan awal dari masa reproduksi seorang wanita. Pada umumnya terjadi di antara umur 10 sampai 14 tahun.

HAK KLIEN
Hak di dalam pelayanan kontrasepsi, antara lain : hak memperoleh informasi, akses, memilih, memutuskan, bebas dari resiko kematian, bebas dari segala bentuk perlakuan buruk, mendapatkan manfaat, privasi, kerahasiaan, membangun harkat dan martabat, kesinambungan dan berpendapat

HAK-HAK REPRODUKSI
Hak setiap individu dan pasangan untuk menentukan kapan akan melahirkan, berapa jumlah anak dan jarak anak yang dilahirkan serta memilih upaya untuk mewujudkan hak-hak tersebut (pemakaian kontrasepsi)

HARGANAS ( HARI KELUARGA NASIONAL )
Diperingati sebagai hari lahirnya Program KB Nasional, dicanangkan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1993 di Bandar Lampung, dan peringatan pertamanya dilakukan pada tanggal 29 Juni 1994 di Desa Semambung Kabupaten Sidoardjo, Jawa Timur

HEMATOM
Benjolan berisi darah, permukaan rata, tidak keras

HIGH RISK GROUP
Ibu-ibu menghadapi resiko tinggi apabila hamil atau melahirkan, antara lain :
Ibu hamil usia kurang dari 20 tahun.
Ibu hamil usia lebih dari 35 Th
Ibu hamil yang pernah melahirkan lebih dari 3 kali.
Ibu hamil dengan penyakit menahun misalnya penyakit paru-paru, jantung ginjal dan lain-lain.

HIMEN (hymen)
Selaput dara.

HIPER PIGMENTASI
Pembentukan pigmen yang berlebihan, sehingga tampak sebagai bercak hitam secara jelas. Misalnya pada pipi akibat penggunaan pil KB

HISTEROSKOPY
Peneropongan rongga rahim

HITEREKTOMY
Pengangkatan uterus atau rahim dari tubuh

HUMAN IMMUNO DEFICIENCY VIRUS (HIV)
Virus yang dapat menurunkan kekebalan tubuh

HORMON
Suatu zat atau substansi yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar buntu yang berlangsung masuk sirkulasi/peredaran darah tanpa melalui saluran, dan mempunyai efek khusus terhadap aktivitas organ lain.

I

IMPLANON
Susuk KB satu batang - Alat kontrasepsi yang ditanam di bawah kulit (susuk KB).

IMPLANT / NORPLANT
Alat kontrasepsi yang ditanam di bawah kulit (susuk KB).

IMP (institusi masyarakat pedesaan)
Adalah wadah pengorganisasian dan pembinaan keluarga serta wadah pengelolaan dan pelaksanaan gerakan KB Nasional ditingkat desa / kelurahan kebawah. Wadah tersebut secara nasional disebut PPKBD, Sub PPKBD dan Kelompok KB.

IMPOTEN
Ketidak mampuan seorang pria untuk melakukan hubungan seksual (koitus), karena kemampuan ereksi penis kurang atau tidak ada

INDIKATOR
Ukuran yang memberi petunjuk tentang suatu keadaan tertentu sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan yang terjadi atas keadaan tersebut.

INDIKASI MEDIK
Petunjuk yang diperoleh untuk menentukan cara mengatasi suatu masalah ditinjau dari segi medik.

INDUKSI HAID
Usaha untuk menimbulkan haid.

INDUNG TELUR
Bagian alat kelamin dalam (genetalia internal) yang berfungsi memproduksi sel telur (ovum). Terletak satu di kanan dan satu di kiri rahim

INFANT MORTALITY RATE
Angka yang menunjukan banyaknya kematian bayi yang berumur kurang dari satu tahun per 1000 kelahiran hidup pada tahun tertentu.

INFEKSI
Masuknya dan berkembangnya mikro organisme ke dalam tubuh yang menyebabkan radang.

INFERTILITAS
Ketidakmampuan pasangan suami istri untuk mendapatkan keturunan setelah dua tahun pernikahan dengan melakukan hubungan seksual secara teratur dan benar tanpa usaha pencegahan kehamilan.

INFERTILITAS PRIMER
Ketidak mampuan pasangan suami istri untuk mendapatkan keturunan setelah dua tahun pernikahan dengan melakukan hubungan seksual secara teratur dan benar tanpa usaha pencegahan kehamilan, tapi belum juga terjadi kehamilan atau belum pernah melahirkan anak lahir hidup.

INFERTILITAS SEKUNDER
Suatu keadaan dimana pasangan suami istri yang sudah mempunyai anak, namun sulit untuk memperoleh anak berikutnya meski melakukan hubungan seks secara teratur dan benar tanpa usaha pencegahan kehamilan

INFORMASI
Pesan atau berita yang disampaikan atau diterima. Data yang sudah diolah atau dikemas sedemikian rupa dan siap untuk disebarluaskan kepada sasaran tertentu

INTERAKSI SOSIAL ANTAR KELUARGA
Merupakan hubungan timbal balik antara satu keluarga dengan keluarga lainnya yang terjalin dengan baik dan harmonis sehingga berdampak terhadap kerukunan bertetangga.

INTERAKSI SOSIAL DALAM KELUARGA
Merupakan hubungan komunikasi timbal balik yang efektif dalam keluarga sebagai landasan untuk membangun cinta kasih dalam keluarga, sehingga dapat menanamkan nilai-nilai moral dan agama sebagai benteng ketahanan keluarga.

INTERAKSI SOSIAL KELUARGA DENGAN MASYARAKAT
Merupakan hubungan timbal balik antar keluarga dengan masyarakat sesuai dengan norma-norma dan aturan yang berlaku dalam masyarakat

INFORMED CHOICE
Suatu keadaan dimana pasangan usia subur telah memperoleh informasi yang jelas, lengkap, dan akurat mengenai kebaikan dan kelemahan berbagai alat/obat kontrasepsi, sehingga mereka mempunyai kebebasan untuk memilih salah satu jenis/alat kontrasepsi yang diinginkan

INFORMED CONSENT
Persetujuan yang diberikan oleh klien KB dan pasangannya atas dasar informasi dan penjelasan petugas pelayanan KB mengenai tindakan medik yang akan dilakukan terhadap klien tersebut

IN HOUSE RESEARCH
Penelitian yang dilaksanakan sendiri oleh staf peneliti di lingkungan BKKBN

INOVASI
Bagian/ide dan program-program baru

INPRES DESA TERTINGGAL
Inpres No.5 tahun 1993 (Bappenas dan Ditjen PMD DEPDAGRI) yang merupakan program untuk desa desa terbelakang/miskin dengan memberikan bantuan pinjaman dana untuk setiap desa sebesar Rp.20 juta yang dikelola oleh kelompok masyarakat untuk kegiatan produktif.

INSEMINASI BUATAN
Usaha menyatukan sel mani (spermatozoa) dan sel telur (ovum) tidak melalui senggama, tetapi melalui penyuntikan air mani ke dalam liang senggama atau ke dalam saluran leher rahim

INSEMINASI BUATAN DONOR
Penyuntikan air mani yang berasal bukan dari suami sendiri ke dalam liang senggama atau ke dalam leher rahim.

INSENTIF
Pendorong/perangsang untuk mengerjakan sesuatu. Dalam program nasional keluarga berencana istilah insentif dapat berupa penghargaan untuk peserta KB lestari

INSERSI AKDR
Proses memasukkan AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim/IUD) ke dalam rongga rahim, dengan menggunakan alat berbentuk tabung

INSISI
Pengirisan

INSTITUSI PEMERINTAH
Unit organisasi/ instansi/departemen pemerintah yang berpartisipasi dalam pelaksanaan program-program pembangunan nasional dan Program KB Nasional pada khususnya

INSTITUSI SWASTA
Suatu institusi yang mempunyai kegiatan kemasyarakatan dan sekaligus berkaitan dengan pelaksanaan program pembangunan pada umumnya dan KB khususnya

INTEGRASI KB
Keterpaduan pelayanan Program KB Nasional dengan program pembangunan lainnya melalui pendayagunaan sumber daya, dana dan sarana yang mendukungnya secara lebih efektif dan efisien, dalam bentuk berbagai kegiatan pelayanan integrasi

INTRA MUSKULER
Dalam otot, suntikan intra muskuler ialah suntikan ke dalam otot.

IUD SASI
Menggalakkan pemakaian AKDR/IUD dalam rangka menunjang usaha penerimaan kontrasepsi yang efektif dan murah

IUD RETENTION
Presentasi kemantapan pemakaian AKDR/IUD setelah periode tertentu.

J

JAMSIMAS
Jambore Institusi Masyarakat, kegiatan ini dilakukan setiap tahun untuk membantu Gerakan Reproduksi Keluarga Sejahtera di Medan didukung oleh dana APBD

JARAK KELAHIRAN
Jarak waktu periode antara dua kelahiran hidup yang berurutan dari seorang wanita

JUMLAH ANAK IDEAL
Pandangan yang dinyatakan oleh seseorang mengenai banyaknya anak yang dianggap baik untuk dimiliki oleh keluarga.

JUMLAH ANAK YANG DIHARAPKAN
Banyaknya anak yang diharapkan oleh seorang ibu, jumlah dapat sama atau tidak sama dengan jumlah anak ideal, atau jumlah yang didambakan mereka.

JUMLAH ANAK YANG DILAHIRKAN
Jumlah anak yang dilahirkan seorang wanita selama masa reproduksi

K

KADER
Adalah orang dewasa, baik pria atau wanita yang dipandang sebagai orang-orang yang memiliki kelebihan di masyarakatnya. Kelebihan itu dapat berupa keberhasilan dalam kegiatan, keluwesan dalam hubungan kemanusiaan, status sosial ekonomi dan lain sebagainya.

KADER BANTU
Kader yang bertugas membantu tugas kader inti dan atau kader piket demi kelancaran pelaksanaan kegiatan penyuluhan BKB. Kader pembantu dapat menggantikan tugas kader inti/piket bila yang bersangkutan berhalangan hadir

KADER INTI BKB
Kader yang memberikan penyuluhan/menyampaikan materi kepada orang tua peserta BKB dalam pertemuan berkala kelompok BKB. Kader ini bertanggung jawab atas jalannya pelaksanaan penyuluhan.

KADER INTI GENERASI MUDA
Anggota masyarakat yang secara sukarela berpartisipasi dalam melaksanakan Program KB Nasional dan pembangunan keluarga sejahtera dilingkungannya. Generasi muda yang ada di setiap desa minimal 1 orang yang dapat mengajak generasi muda lainnya sebanyak lebih dari 10 orang untuk melembagakan Keluarga Berkualitas 2015.

KADER KB
Anggota masyarakat yang secara sukarela berpartisipasi dalam pelaksanaan Program KB Nasional

KADER PIKET
Kader yang bertugas mengasuh anak balita yang kebetulan ikut orang tuanya datang ke tempat penyuluhan BKB, dengan harapan agar anak tidak mengganggu orang tua peserta maupun jalannya penyuluhan BKB

KAGUM UTAMA GENERASI MUDA
Kader yang telah mempunyai anggota binaannya, minimal 10 orang generasi muda yang secara terus menerus membantu gerakan KB di lapangan

KANALIS SERVIKALIS
Saluran yang terdapat dalam leher rahim.

KANKER
Pertumbuhan yang tidak normal dari sel sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker.

KANKER ALAT REPRODUKSI
Pertumbuhan sel yang tidak normal dari alat reproduksi pria dan atau wanita, jenisnya antara lain : kanker leher rahim, kanker indung telur, kanker kelenjar prostat, kanker testis

KARANG GIZI
Pekarangan yang dimanfaatkan untuk memperoleh bahan makanan bergizi

KARANG TARUNA
Wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggungjawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda wilayah desa/kelurahan, bergerak terutama dalam bidang kesejahteraan sosial, yang secara fungsional dibina dan dikembangkan oleh Depsos

KARANG WERDA
Adalah wadah bagi para Usia Lanjut (Karang = wadah; werda = usia lanjut) merupakan wadah bagi para usia lanjut atau suatu perkumpulan yang berada di suatu wilayah pedesaan / kelurahan dengan anggota para usia lanjut di wilayah tersebut

KARYA TULIS ILMIAH PENELITIAN DIKLAT
Karya tulis seseorang atau kelompok orang yang membahas tentang suatu pokok bahasan yang merupakan hasil penelitian diklat.

KARTU KEMBANG ANAK (KKA)
Adalah kartu yang digunakan untuk mencatat dan memantau perkembangan anak dalam pola asuh tumbuh kembang anak Balita yang dapat diketahui dengan menilai perkembangan kemampuan anak dalam melakukan gerak motorik halus, gerak motorik kasar, komunikasi pasif, dan komunikasi aktif sesuai dengan perkembangan umurnya

KARTU MENUJU SEHAT (KMS) LANSIA.
Adalah suatu alat untuk mencatat kondisi kesehatan pribadi usia lanjut baik fisik maupun mental emosional. Kegunaan KMS untuk memantau dan menilai kemajuan Kesehatan Usia Lanjut yang dilaksanakan di kelompok Usia Lanjut atau Puskesmas

KARTU MENUJU SEHAT (KMS) BALITA.
Adalah kartu yang digunakan untuk mencatat dan memantau pertumbuhan anak dalam pola asuh tumbuh kembang balita yang dapat diketahui dengan menilai perkembangan berat badan anak yang bersangkutan

KASUS RUJUKAN
Suatu kejadian atau perasaan yang dialami oleh peserta KB terhadap pemakaian alat kontrasepsi yang tidak dapat langsung ditangani di tingkat pelayanan KB tertentu dan dikirim ke tingkat pelayanan KB yang lebih tinggi.

KAVUM DOUGLASI
Ruangan antara dinding belakang rahim dan saluran pelepasan (rektum).

KAVUM UTERI
Ruangan yang terdapat di dalam rahim.

KWASIORKHOR
Gangguan kesehatan oleh sebab kekurangan protein

KB KESEHATAN
Penyatuan/penyerasian dinamis dari program KB, KIA, gizi, imunisasi dan penanggulangan diare untuk saling mendukung dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah disepakati bersama. Tujuannya adalah untuk mempercepat penurunan angka kematian bayi dan balita serta angka kelahiran dalam rangka mempercepat terwujudnya NKKBS

KB KESEHATAN TRANSMIGRASI
Program KB-Kesehatan yang dilaksanakan dan ditujukan untuk masyarakat di daerah transmigrasi yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan transmigran dan kesertaan ber-KB bagi pasangan usia subur.

KB LESTARI
Peserta keluarga berencana yang sudah memakai salah satu alat/obat kontrasepsi minimal 5 tahun berturut-turut.

KB LINGKARAN BIRU (LIBI)
Salah satu aspek kegiatan KB mandiri dengan melalui strategi pemasaran sosial. Dalam program ini BKKBN bersama mitra kerja dari instansi pemerintah yang lain, instansi swasta, organisasi profesi, lembaga masyarakat dan institusi masyarakat membantu memasarkan tempat-tempat pelayanan KB dan alat-alat kontrasepsi tertentu. Untuk tempat-tempat pelayanan KB mandiri ini digunakan logo lingkaran biru, seperti dokter dan bidan praktek swasta serta apotik.

KB MANDIRI
Pelaksanaan KB dari seseorang atau kelompok yang tidak tergantung dari orang atau pihak lain.

KB PEDESAAN
Program KB yang ditujukan untuk masyarakat yang ada di desa.

KB PERKOTAAN
Program KB yang ditujukan untuk masyarakat yang ada di wilayah kota

KB PERUSAHAAN
Program KB yang ditujukan dan dilaksanakan di tempat kerja (perusahaan) dan di masyarakat sekitarnya

KEADAAN GIZI
Keadaan kesehatan sebagai akibat dari kualitas makanan yang digunakan.

KEADILAN DAN KESETARAAN GENDER (KKG)
Suatu kondisi yang setara, sejajar dan seimbang secara harmonis dalam hubungan kerjasama antara laki-laki dan perempuan

KEBIJAKSANAAN ANTI NATALIS
Kebijaksanaan pemerintah, masyarakat atau sekelompok masyarakat untuk memperlambat pertumbuhan penduduk dengan usaha membatasi/ menurunkan jumlah kelahiran.

KEBIJAKSANAAN PRO NATALIS
Kebijaksanaan pemerintah, masyarakat atau sekelompok masyarakat untuk mempercepat pertumbuhan penduduk dengan usaha menaikkan jumlah kelahiran

KEBIJAKSANAAN KEPENDUDUKAN
entetan aturan-aturan atau tindakan yang dirumuskan oleh bermacam pranata sosial termasuk pemerintah yang dengan sengaja ataupun tidak, data mempengaruhi perubahan penduduk. Bagi Indonesia kebijaksanaan kependudukan telah dirumuskan dalam GBHN. Kebijaksanaan kependudukan yang perlu ditangani antara lain meliputi :
- Bidang-bidang pengendalian kelahiran;
- Penurunan tingkat kelahiran terutama kematian anak-anak;
- Perpanjangan harapan hidup;
- Penyebaran penduduk yang lebih serasi dan seimbang;
- Pola urbanisasi yang lebih berimbang dan merata;
- Perkembangan dan penyebaran angkatan kerja.

KEGAGALAN KONTRASEPSI
Adalah terjadinya kehamilan pada saat menggunakan alat/obat kontrasepsi secara benar

KEGUGURAN
Kegagalan / kehamilan kandungan yang tidak disengaja.

KEHAMILAN EKTOPIK
Kehamilan yang tumbuh di luar tempatnya yang normal (dalam rongga rahim). Kehamilan ekstrauterine : kehamilan yang tumbuh di luar rongga rahim

KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN
Kehamilan yang dialami oleh seorang wanita yang sebenarnya belum menginginkan atau sudah tidak menginginkan hamil.

KEHAMILAN YANG TIDAK DIRENCANAKAN
Kehamilan yang dialami oleh seorang wanita dimana sebenarnya wanita tersebut tidak/belum mengharapkan untuk hamili pada waktu tersebut

KEHAMILAN PREMATUR
Kehamilan yang menghasilkan bayi lahir hidup dengan lama kehamilan 20 – 28 minggu dan berat badan kurang dari 2,5 kg.

KELAHIRAN TERCEGAH
Jumlah kelahiran yang secara teoritis dapat tercegah karena adanya pemakaian kontrasepsi.

KELAHIRAN TIDAK DIINGINKAN
Kelahiran yang terjadi pada seorang wanita, dimana sebenarnya belum atau sudah tidak ingin mempunyai anak lagi.

KELOMPOK KB PRIA
Adalah kelompok pria/suami yang mempunyai minat dalam upaya meningkatkan partisipasi pria dalam KB dan Kesehatan Reproduksi, dengan anggota baik para suami yang sudah menjadi peserta KB pria maupun para pria/suami yang bukan peserta KB pria. Kelompok ini diharapkan dapat menjadi kader dan motivator dalam rangka peningkatan partisipasi pria dalam KB dan Kesehatan Reproduksi

KELOMPOK KEGIATAN (POKTAN)
Adalah kelompok masyarakat yang melaksanakan dan mengelola kegiatan ekonomi produktif keluarga (seperti UPPKS, Takesra/Kukesra) dan kegiatan bina keluarga sejahtera (BKMM, BKB, BKR, BKD dan BKL) serta kegiatan Posyandu. PIKSA, PAKBD yang berada di tingkat desa/kelurahan ke bawah

KELOMPOK PENIMBANGAN
Wadah pelayanan penimbangan anak dibawah umur lima tahun (Balita) dilangsungkan.

KELOMPOK LANJUT USIA (LANSIA)
Wadah pelayanan kepada penduduk lanjut usia di masyarakat dimana proses pembentukan dan pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat bersama lembaga swasembada masyarakat (LSM), lintas sektor pemerintah dan non pemerintah, swasta, organisasi sosial dan lain-lain, dengan menitik beratkan pelayanan pada upaya promotif dan preventif

KELOMPOK KB
Adalah wadah organisasi seluruh keluarga yang berada dilingkungan RT, yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan / mengelola Program KB Nasional di tingkat RT

KELUARGA
Unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami isteri atau suami isteri dan anaknya atau ayah dan anaknya atau ibu dan anaknya. Secara implisit dalam batasan ini adalah anak yang belum menikah

KELUARGA BERENCANA
Adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera

KELUARGA BERKUALITAS
Keluarga-keluarga yang sejahtera, sehat, maju, mandiri, mempunyai jumlah anak ideal, berwawasan ke depan dan bertanggungjawab

KELUARGA BESAR
Keluarga yang terdiri dari ayah ibu, anak-anak yang sudah menikah dan lain-lain orang yang masih ada hubungan atau tidak ada hubungan darah. Dengan kata lain keluarga besar ini selalu terdiri dari satu keluarga inti yang diperluas dengan orang lain baik ada/tidak ada hubungan darah keturunan

KELUARGA KECIL
Adalah keluarga yang jumlah anggotanya ideal, yang memungkinkan terwujudnya kesejahteraan dan kebahagiaan, baik bagi keluarga maupun bagi masyarakat

KELUARGA MUDA MANDIRI
Suatu program untuk merangsang pasangan muda yang biasanya aktif dalam gerakan Karang Taruna, Pramuka dan lainnya, agar tetap tinggal dan membangun di desanya, membangun keluarga modern mandiri secara dini

KELUARGA SEJAHTERA
Adalah keluarga yang dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah, mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan materi yang layak, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki hubungan yang serasi, selaras dan seimbang antar anggota dan antar keluarga dengan masyarakat dan lingkungannya.
Keluarga sejahtera ini dapat diklasifikasikan menurut kelompok sebagai berikut :
1.Keluarga Pra Sejahtera :
2.Keluarga Sejahtera Tahap I
3.Keluarga Sejahtera Tahap II
4.Keluarga Sejahtera Tahap III
5.Keluarga Sejahtera Tahap III Plus

KELUARGA PRA SEJAHTERA
Keluarga-keluarga yang belum dapat memenuhi kebutuhan dasarnya (basic needs) secara minimal, seperti kebutuhan akan pangan, sandang, papan, kesehatan dan pendidikan

KELUARGA SEJAHTERA TAHAP I
Keluarga-keluarga yang telah dapat memenuhi kebutuhan dasarnya secara minimal tetapi belum dapat memenuhi keseluruhan kebutuhan sosial psikologisnya (socio psychological needs), seperti kebutuhan ibadah, makan protein hewani, pakaian, ruang untuk interaksi keluarga, dalam keadaan sehat, mempunyai penghasilan, bisa baca tulis latin dan keluarga berencana

KELUARGA SEJAHTERA TAHAP II
Keluarga-keluarga yang disamping telah dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, juga telah dapat memenuhi seluruh kebutuhan sosial psikologisnya, akan tetapi belum dapat memenuhi keseluruhan kebutuhan perkembangannya (development needs) seperti kebutuhan untuk peningkatan agama, menabung, berinteraksi dalam keluarga, ikut melaksanakan kegiatan dalam masyarakat dan mampu memperoleh informasi

KELUARGA SEJAHTERA TAHAP III PLUS
Keluarga yang telah dapat memenuhi seluruh kebutuhan dasar, kebutuhan sosial psikologis dan kebutuhan pengembangannya, namun belum dapat memberikan sumbangan (kontribusi) yang maksimal terhadap masyarakat, seperti secara teratur (waktu tertentu) memberikan sumbangan dalam bentuk material dan keuangan untuk kepentingan sosial kemasyarakatan serta berperanserta secara aktif dengan menjadi pengurus lembaga kemasyarakatan atau yayasan sosial, keagamaan, kesenian, olah raga, pendidikan dan sebagainya

KEMANDIRIAN KELUARGA
Sikap mental keluarga dalam hal berupaya meningkatkan kepedulian masyarakat dalam pembangunan, mendewasakan usia perkawinan, membina dan meningkatkan ketahanan keluarga, mengatur kalahiran dan mengembangkan kuallitas dan kesejahteraan keluarga berdasarkan kesadaran dan tanggung jawab.

KAMANDIRIAN PENDUDUK
Adalah sikap mental penduduk dalam mendayagunakan kemampuan dan potensi diri yang sebesar-besarnya bagi dirinya dan pembangunan

KEMANDULAN PRIMER
Keadaan dimana seorang wanita tidak pernah mempunyai anak/melahirkan anak

KEMANDULAN SEKUNDER
Keadaan seorang wanita yang tidak pernah mempunyai anak/melahirkan anak lagi setelah ia mempunyai anak tertentu (satu anak atau lebih).

KEMANDULAN SUKARELA
Keadaan dimana seorang wanita tidak akan melahirkan lagi, keadaan ini bukan semata-mata karena faktor alamiah, tetapi adanya suatu hal yang mereka inginkan hal itu terjadi pada dirinya.

KEMATIAN ANAK
Peluang untuk meninggal antara umur satu tahun dan sebelum tepat umur lima tahun

KEMATIAN BAYI
Peluang untuk meninggal antara kelahiran dan sebelum umur tepat umur satu tahun

KEMATIAN IBU HAMIL DAN MELAHIRKAN
Kematian yang terjadi selama masa kehamilan, persalinan, atau sampai dua bulan setelah berakhirnya kehamilan

KEMATIAN NEONATAL
Peluang untuk meninggal dalam bulan pertama setelah lahir

KEMITRAAAN USAHA
Kerjasama yang sejajar dalam bidang usaha ekonomi yang didasarkan atas kesukarelaan untuk mencapai keuntungan dari pihak-pihak yang bermitra secara optimal.

KEY STAKEHOLDER ADVOKASI
Pembuat/pelaksana kebijakan publik sebagai sasaran advokasi yang dapat membuat/mengeluarkan/melaksanakan kebijalan publik untuk mendukung keberhasilan Program KB Nasional

KENAIKAN FERTILITAS
Kenaikan jumlah kelahiran dalam suatu masyarakat selama jangka waktu tertentu

KEPADATAN PENDUDUK
Angka yg menunjukkan banyaknya jumlah penduduk dalam tiap satuan luas wilayah. Kepadatan penduduk biasanya dinyatakan dalam jumlah jiwa dalam setiap Km2.

KEPALA KELUARGA
Laki-laki atau perempuan yang berstatus kawin, atau janda/duda yang mengepalai suatu keluarga yang anggotanya terdiri dari istri/suami dan atau anak –anaknya.

KEPENDUDUKAN
Hal ikhwal yang berkaitan dengan jumlah, ciri utama, pertumbuhan, persebaran, mobilitas penyebaran, kualitas kondisi kesejahteraan yang menyangkut politik, ekonomi, sosial, budaya, agama serta lingkungan penduduk tersebut.

KEPEDULIAN SOSIAL
Merupakan keterlibatan pihak yang satu kepada pihak lain dalam turut merasakan apa yang dirasakan dan dialami orang atau kelompok lain.

KEPUTIHAN
Cairan yang keluar dari liang sanggama yang putih kehijau – hijauan, kecoklatan atau kemerahan, kadang disertai bau yang tidak enak dan rasa gatal, disebabkan jamur dan parasit.

KESEHATAN
Keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial serta bukan hanya semata-mata bebas dari penyakit.

KESEHATAN MATERNAL
Tingkat kesehatan ibu pada waktu hamil, saat persalinan dan masa nifas baik persalinan tersebut dilakukan di rumah maupun di tempat pelayanan kesehatan.

KESEHATAN REPRODUKSI
Kesehatan secara fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistim dan fungsi serta proses reproduksi dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit atau kecacatan.

KESEHATAN SEKSUAL
Keadaan secara mental dan fisik untuk melakukan hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan yang diikat tali perkawinan yang sah

KESEHATAN KELUARGA
Kesehatan kelompok individu yang terkait dalam satu kesatuan biologik-sosial budaya, mencakup segi kesehatan jasmani, rohani dan sosial.

KESEHATAN USIA LANJUT
Kesehatan mereka yang berusia 60 tahun atau lebih, baik jasmani, rohani dan sosial.

KESELAMATAN IBU
Upaya untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu akibat kehamilan dan persalinan.

KETAHANAN KELUARGA
Kondisi dinamik suatu keluarga yang memiliki keuletan dan ketanggungan serta mengandung kemampuan fisik-materiil dan psikis-mental spiritual guna hidup mandiri dan mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin.

KETIDAK SUBURAN
Ketidakmampuan menghasilkan anak/keturunan, baik primer maupun sekender, ketidakmampuan untuk menghasilkan pembuahan (konsepsi) dalam suatu jangka waktu tertentu biasanya 18 bulan.

KETIDAKSUBURAN PRIMER
Ketidak mampuan yang ditujukan seorang wanita yang tidak pernah mengalami pembuahan (konsepsi) atau seorang laki-laki yang tidak dapat membuktikan kesuburan mereka.

KEUANGAN MIKRO
Berbagai pelayanan keuangan mikro seperti simpanan, pinjaman, pembayaran, transfer dana, asuransi dan lainnya yang dikembangkan bersama, dan diperuntukkan bagi masyarakat miskin, keluarga berpenghasilan rendah dan pengusaha mikro yang dilakukan oleh lembaga keuangan mikro dengan menggunakan sistem dan proses yang paling sesuai dengan kontekstual.

KEWIRAUSAHAAN
Adalah kemampuan untuk memanfaatkan kesempatan atau peluang pasar dengan melakukan kegiatan usaha ekonomi produktif dibidang barang ataupun jasa.

KINERJA
Adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian sasaran atau suatu tujuan

KISTA
Rongga (ruangan) dalam tubuh atau bisa disebut tumor yang berisi cairan.

KLINIK
Tempat yang mempunyai ruangan pemeriksaan dan peralatan medis/non medis serta tenaga medis dan para medis untuk memberikan pelayanan kesehatan

KLINIK KB
Klinik yang memberikan pelayanan KB dengan persyaratan peralatan dan tenaga tertentu.

KLINIK KB LENGKAP
Klinik KB yang dipimpin oleh minimal seorang bidan/paramedis terlatih dan melayani semua cara KB kecuali implant dan kontap.

KLINIK KB PARIPURNA
Klinik KB yang dipimpin oleh seorang dokter terlatih yang dapat melayani semua cara KB dan dapat juga melayani rekanalisasi dan infertilitas

KLINIK KB SEDERHANA
Klinik KB yang dipimpin oleh minimal seorang paramedis yang melayani cara-cara KB pil, suntik, kondom dan obat vagina.

KLINIK KB SEMPURNA
Klinik KB yang dipimpin oleh seorang dokter terlatih KB yang melayani semua cara Keluarga Berencana.

KOAGULASI
Proses pembekuan darah

KOHOR KELAHIRAN
Banyaknya kelahiran hidup yang terjadi dalam suatu periode tertentu.

KOMPLIKASI PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI
Adalah gangguan kesehatan yang dialami oleh peserta KB sebagai akibat dari pemakaian alat kontrasepsi, komplikasi dibedakan kedalam 2 macam komplikasi yaitu :
a.komplikasi berat adalah gangguan kesehatan akibat pemakaian alat kontrasepsi yang harus dilayani secara intensif dan perlu perawatan.
b.komplikasi ringan adalah gangguan kesehatan akibat pemakaian alat kontrasepsi yang harus dilayani lebih lanjut, karena tidak perlu perawatan

KOMUNIKASI
Suatu proses pengoperan lambang-lambang yang mengandung arti diantara individu-individu, atau suatu proses saling berbagi atau menggunakan informasi secara bersama diantara komunikator dan komunikan dalam proses informasi.

KONDOM (KARET KB)
Salah satu alat kontrasepsi yang terbuat dari karet (lateks) berbentuk tabung tidak tembus cairan dimana salah satu ujungnya tertutup rapat dan dilengkapi kantung untuk menampung sperma yang dikeluarkan pria pada saat sanggama sehingga tidak tercurah ke dalam vagina.

KONSELING - KB
Bentuk percakapan dua arah antara klien dengan petugas KB yang dilakukan dengan sengaja yang bertujuan untuk membantu klien, dimana petugas memberikan penjelasan lengkap, yang diperlukan berkaitan dengan pemilihan jenis alat/obat kontrasepsi sehingga klien mampu membuat keputusan sesuai dengan keinginannya..

KONSELOR GENERASI MUDA
Orang-orang yang mempunyai kemauan memberikan saran pemecahan terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh remaja, biasanya mereka juga adalah generasi muda.

KONSEPSI
Penyatuan sel telur dengan sperma (pembuahan)

KONTRA INDIKASI
Petunjuk yang melarang digunakannya suatu cara pengobatan penyakit/suatu tindakan.

KONTRAKSI
Peristiwa memendeknya serabut-serabut otot.

KONTRASEPSI
Obat/alat untuk mencegah terjadinya konsepsi.(kehamilan). Jenis kontrasepsi ada dua macam, yaitu kontrasepsi yang mengandung hormonal (pil, suntik dan implant) dan kontrasepsi non hormonal (IUD, Kondom)

KONTRASEPSI ALAMIAH
Cara-cara ber KB tidak dengan menggunakan alat/obat kontrasepsi modern.

KONTRASEPSI MANTAP (KONTAP)
Metode operasi wanita (tubektomi) atau metode operasi pria (vasektomi).

KONTRASEPSI PASCA KEGUGURAN
Program pelayanan kontrasepsi khusus bagi yang baru saja mengalami keguguran, perlu segera diberikan karena ovulasi dapat terjadi sebelas hari sesudah terapi keguguran/abortus sebelum haid berikutnya.

KOORDINASI
saha mengintegrasikan, mensinkronkan dan mengaplikasikan suatu kegiatan melalui komunikasi yang harmonis, penyesuaian dan pengaturan yang baik. Seperti :
-Koordinasi aktif : Program KB yang dilaksanakan oleh berbagai unsur pelaksana, baik dari kalangan pemerintah maupun masyarakat yang dikoordinasikan pelaksanaannya di bawah satu badan.
-Badan yang mengkoordinasikan pelaksanaan KB, melakukan koordinasi aktif dengan turut langsung melakukan kegiatan-kegiatan yang bukan merupakan fungsi spesifik dari salah satu unsur pelaksana Program KB Nasional.

KREDIT USAHA KELUARGA SEJAHTERA (KUKESRA)
Adalah kredit lunak yang diberikan kepada Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I (alasan ekonomi) yang telah memiliki Tabungan Keluarga Sejahtera (Takesra) dan tergabung dalam kelompok usaha /UPPKS

KUALITAS KELUARGA
Kondisi keluarga yang mencakup aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, kemandirian keluarga, dan mental spiritual serta nilai-nilai agama yang merupakan dasar untuk mencapai keluarga sejahtera

KUALITAS LINGKUNGAN KELUARGA
Adalah seluruh aspek fisik dan non fisik yang ada dilingkungan masing-masing keluarga termasuk hubungan timbal balik antar anggota keluarga, antar keluarga, masyarakat dan alam sekitarnya secara baik dan benar sesuai adat istiadat dan norma-norma agama.

KUKESRA MANDIRI
Kredit Usaha ekonomi produktif yang diberikan melalui lembaga keuangan mikro (LKM), bank perkreditan rakyat dan atau bank lain yang ditunjuk kepada kelompok UPPKS yang sudah berhasil dan atau kelompok UPPKS baru yang potensial menjadi usaha kecil menengah guna mendorong meningkatkan kemampuan usahanya.

KUALITAS PENDUDUK
Adalah kondisi penduduk dalam aspek fisik dan non fisik serta ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan dasar untuk mengembangkan kemampuan dan menikmati kehidupan sebagai manusia yang berbudaya, berkepribadian dan layak.

KULDOSKOPI
Tindakan meneropong rongga di belakang rahim (kavum douglasi) melalui alat kuldoskopi dengan menembus jaringan fernikus posterier.

KUNJUNGAN ULANGAN
Kunjungan yang dilakukan peserta KB ke rumah sakit/rumah bersalin, klinik dan tim medis keliling baik untuk mendapatkan alat kontrasepsi ulangan maupun pemeriksaan rutin atau untuk konsultasi, ganti cara dan sebagainya

KURANG GIZI
Kekurangan zat makanan yang diperlukan oleh tubuh untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta melakukan fungsinya.

KURETASI
Mengeruk permukaan dalam suatu organ yang berongga dengan memakai alat yang disebut kuret.

L

LABIUM MAJUS
Bila disebut kedua-duanya adalah labia mayora, yaitu lipatan kulit yang berambut di tepi kanan atau kiri lobang kelamin wanita ( vagina).

LABIUM MINUS
Bibir kecil, bila disebut kedua-duanya adalah labia minora, yaitu lipatan selaput lendir di sebelah dalam labia mayora

LAHIR HIDUP
Peristiwa keluarnya hasil konsepsi dari rahim seorang ibu tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana si bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misalnya : bernafas, ada denyut jantung atau denyut tali pusat atau gerakan-gerakan otot

LAHIR MATI
Kelahiran seseorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu, tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan

LAKIP
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, adalah dokumen yang berisi gambaran perwujudan AKIP yang disusun dan disampaikan secara sistimatis dan melembaga. LAKIP dibuat setiap tahun oleh setiap lembaga/instansi Pemerintah (termasuk BKKBN) sampai dengan jajaran Eselon II.

LAKTASI
Suatu periode menyusui pada mamalia dan manusia. Pengeluaran susu dari kelenjar susu.

LAMIN KELUARGA
Balai Musyawarah, Informasi dan Rujukan Keluarga . Tempat/wadah berkumpulnya para kader KB dan KS dalam rangka untuk memusyawarahkan, memberikan informasi dan pelayanan KB serta pelayanan usaha peningkatan pendapatan keluarga. LAMIN berbentuk bangunan rumah tradisional yang mempunyai arsitektur kebudayaan Dayak Kalimantan Timur

LANJUT USIA (LANSIA)
Adalah seorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas (pasal 1, UU No.13/1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia)

LAPARASKOPI
Alat berbentuk teropong untuk melakukan berbagai macam pemeriksaan/tindakan di dalam rongga perut., contoh : pemotongan saluran telur pada tubektomi

LATIHAN DASAR KHUSUS
Latihan pemula yang bersifat orientasi khusus dan mendasar tentang program, suatu tugas bidang garapan dalam pelaksanaan Program KB Nasional bagi pengelola/pelaksana program baik di lingkungan BKKBN maupun Unit Pelaksana

LATIHAN DASAR UMUM (LDU)
Latihan pemula yang bersifat orientasi umum dan mendasar tentang Program KB Nasional terutama bagi mereka yang akan menangani tugas-tugas KB secara komprehensif (menyeluruh).

LATIHAN MANAJEMEN UMUM (LMU)
Latihan pemula atau peningkatan tentang sistem pengelolaan (manajemen) yang bersifat umum baik yang dikaitkan maupun tidak dengan Program KB Nasional.

LATIHAN PENYEGAR(REFRESHING)
Suatu kegiatan yang memberikan kesempatan belajar yang bertujuan menyegarkan kemampuan dan ketrampilan di luar pendidikan umum yang berlaku dengan lebih mengutamakan praktek dari pada teori.

LIBIDO
Hasrat untuk melakukan hubungan seksual

LIMA POLA
Suatu pola pembinaan yang dilakukan oleh petugas secara berjenjang terhadap PPKBD, Sub-PPKBD, Kelompok Peserta KB, Dasa Wisma, Pancawisma dan calon peserta KB.

LINGKAR LENGAN ATAS(LILA)
Lingkaran lengan atas adalah suatu cara untuk menghitung skala gizi wanita usia subur, baik ibu hamil maupun calon ibu untuk mengidentifikasi wanita yang mempunyai resiko melahirkan bayi berat badan rendah (BBLR). Pengukuran dilakukan dengan PITALILA yang berwawasan merah putih.

LINGKARAN BIRU (LIBI)
Suatu logo pelayanan KB mandiri oleh dokter dan bidan praktek swasta serta apotik yang melayani alat kontrasepsi untuk KB mandiri. Dicanangkan tahun 1987 oleh Presiden Soeharto, ide dasar dari Kepala BKKBN DR.Haryono Suyono, desain logo oleh PT Fortune, meliputi enam jenis alat kontrasepsi dan setiap jenis terdiri dari berbagai macam, yakni Pil, suntik, IUD, Implant, Kondom, Tissue KB. Penjualan dilakukan oleh pihak swasta.

LINGKARAN EMAS (LIMAS)
Dicanangkan tanggal 12 Juli 1992 oleh Presiden Soeharto, ide dasar dari Kepala BKKBN Dr. Haryono Suyono, desain logo oleh PT Fortune, meliputi enam jenis alat kontrasepsi dan setiap jenis terdiri dari berbagai macam (merk) yakni : Pil, Suntikan, IUD, Implan (susuk KB), Kondom dan Tissue KB (intravag), penjualan dilakukan oleh swasta, harga jual sama dengan LIBI. Lingkaran Emas ini merupakan perluasan dari pelayanan Lingkaran Biru atau memberikan pelayanan kontrasepsi yang lebih lengkap

LINGKUNGAN
Kesatuan ruang dengan segala benda daya, keadaan dan mahluk hidup di dalamnya termasuk manusia dan perilakunya.

LINGKUNGAN FISIK
Kesatuan ruang dengan segala isinya baik yang bersifat biotik (mahluk hidup) maupun yang abiotik (benda) termasuk daya dan keadaan

LINGKUNGAN FISIK KELUARGA DI DALAM RUMAH
Lingkungan yang dapat memenuhi kebutuhan fisik, meliputi kesehatan, kebersihan dan kenyamanan keluarga. Lingkungan keluarga ini dicirikan dengan pola hidup sehat dan bersih, serta memberikan perlindungan dalam kehidupan keluarga.

LINGKUNGAN KELUARGA
DI LUAR RUMAH
Semua lingkungan yang berkaitan dengan alam sekitarnya yaitu tumbuh – tumbuhan dan hewan yang dapat menunjang kehidupan keluarga.

LINGKUNGAN HIDUP
Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya

LINGKUNGAN KELUARGA
Seluruh aspek hidup dan kehidupan yang ada di masing-masing keluarga termasuk hubungan timbal balik antar anggota keluarga, antar keluarga serta dengan masyarakat dan alam sekitarnya

LINGKUNGAN NON FISIK
Kesatuan ruang dng. berbagai perilaku dari semua manusia yang ada di dalamnya

LINI LAPANGAN
Aktifitas penyelenggaraan operasional Program KB Nasional di wilayah yang paling dekat dengan klien yakni Kabupaten/kota ke bawah

LIPPES LOOP
Jenis AKDR/IUD, terbuat dari plastik halus berukuran kecil, sedang dan besar, berbentuk spiral, dipasang di dalam rahim ibu untuk mencegah terjadinya kehamilan.

M

MAKANAN POKOK / UTAMA
Makanan utama sehari-hari yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup biologis.

MANGGALA KARYA KENCANA
Penghargaan yang diberikan kepada tenaga program yang telah melakukan karya yang menonjol dalam pengembangan konsepsi, inovasi dan sistem yang bermanfaat bagi program keluarga berencana dan pembangunan keluarga sejahtera.

MANUNGGAL KB-KES ABRI
Pelaksanaan Program KB Nasional secara terpadu dengan program kesehatan dan dilaksanakan bersama-sama dengan Departemen Kesehatan, BKKBN dan ABRI

MARASMUS
Gangguan kesehatan oleh sebab kekurangan kalori

MASA AMAN
Masa dalam siklus haid wanita usia subur, bila melakukan senggama tidak akan menghasilkan konsepsi atau kehamilan.

MASA AMENORE LAKTASI (MAL)
Masa menyusui atau Metode Amenore Laktasi yaitu menggunakan masa menyusui sebagai metode Keluarga Berencana yang bersifat sementara.

MASA GESTASI
Masa janin dalam kandungan ibunya, yaitu sejak mulai konsepsi sampai dengan keluarnya janin dari rahim ibunya.

MASA MENYUSUI
Masa bagi seorang ibu menyusukan dari payudara kepada bayinya atau anaknya.

MASA PASCA PERSALINAN
Masa nipas, yaitu masa mulai dari saat persalinan selesai sampai 42 hari kemudian. Masa pasca persalinan mencakup :
- Masa pasca persalinan dini.
- Masa dari saat persalinan selesai sampai 24 jam kemudian
- Masa pasca persalinan lanjut, masa dari 24 jam dari saat persalinan sampai
dengan 42 hari kemudian

MASA REPRODUKSI
Masa antara awal seorang wanita mulai mendapat haid (menorrhea) sampai akhir pubertas atau seorang wanita tidak haid lagi/menopouse, biasanya pada usia 15-49 tahun.

MASA SUBUR)
Hari prakiraan terjadinya ovulasi (lepasnya sel telur dari indung telur)

MASYARAKAT
Kelompok orang yang tinggal menetap dalam suatu wilayah, yang berinteraksi menurut kesamaan pola tertentu, diikat oleh kepentingan yang sama yang keberadaannya berlangsung secara terus menerus dengan suatu rasa identitas bersama.

MASYARAKAT MISKIN
Penduduk yang berdasarkan ketetapan pemerintah berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk KB (khusus bagi pasangan suami istri), yang disubsidi oleh pemerintah dengan identitas yang harus dimiliki berupa kartu ASKESKIN atau kartu miskin lainnya

MASYARAKAT RENTAN
Penduduk yang dalam berbagai matranya tidak atau kurang mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensinya sebagai akibat dari keadaan fisik dan non fisiknya

MATI
Hilangnya tanda-tanda kehidupan secara permanen yang dapat terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup terjadi. Yang dimaksud dengan tanda-tanda kehidupan,misalnya : bernafas, denyut jantung, gerakan tubuh dan sebagainya. Dalam hal ini kematian hanya dapat terjadi apabila didahului oleh kelahiran hidup.

MATI HAID (MENOPAUSE)
Batas akhir dari masa reproduksi seorang wanita yang dinyatakan dengan berhentinya haid untuk selamanya. Biasanya keadaan ini terjadi pada wanita umur 46-50 tahun. Mati haid (menopause) disebut juga baki

MENARCHE
Haid yang terjadi untuk pertama kali.

MENORAGIA
Darah haid yang lebih banyak dari biasanya

MENSTRUASI
Pendarahan rahim yang fisiologik, secara berkala dengan selang waktu kurang lebih 4 minggu terjadi pada wanita yang tidak hamil pada masa reproduksi.

MERUJUK
Melimpahkan suatu masalah (pasien, kasus, beban) kepada pihak lain untuk penanganan yang lebih baik.

METODA CHANDRA DEMING
Suatu metode perkiraan jumlah yang sebenarnya dari seluruh kejadian di dalam kegiatan pengumpulan data kejadian vital. Dengan diketahui jumlah yang sebenarnya dari seluruh kejadian, maka kelengkapan dari masing-masing cara pengumpulan kejadian-kejadian vital dapat dihitung. Salah satu kelemahan dari penerapan metode chandra deming ini di dalam praktek ialah sulit sekali untuk mengusahakan agar satu cara pengumpulan data benar-benar independen terhadap cara lainnya. Hal ini dapat diatasi kalau pada setiap tahap kegiatan pengumpulan data diadakan pengawasan yang ketat pelaksanaanya

METODA KONTRASEPSI
Cara /alat untuk menjarangkan atau mencegah terjadinya konsepsi.

METODA KONTRASEPSI PRIA
Cara untuk menjarangkan atau mencegah terjadinya konsepsi yang khusus digunakan oleh pria, misalnya : kondom

METODE KONTRASEPSI EFEKTIF TERPILIH (MKET)
Yaitu AKDR (IUD), Implant (Norplant/Susuk KB), dan Kontap (Vasektomi, Tubektomi)

METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP)
Metode kontrasepsi Jangka Panjang ( yaitu : IUD, Implant/susuk KB, Medis operasi pria dan Wanita)

METRORAGIA
Pendarahan rahim abnormal di luar siklus haid.

MIGRAINE
Rasa sakit pada satu sisi kepala, yang hilang timbul secara berkala terutama sepanjang daerah syaraf kelima, diikuti dengan gangguan penglihatan, mual, muntah dan gangguan sensorik lainnya.

MIGRASI
Perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain, baik melewati batas politis negara maupun administrasi, dengan tujuan untuk menetap. Migrasi sering pula diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanen dari suatu tempat ke tempat yang lain, sedangkan orang yang melakukan migrasi disebut migran.

MIGRASI ANTAR SENSUS
Migrasi yang terjadi antara dua sensus penduduk, misalnya migrasi yang terjadi antara tahun 1971 dan 1980.

MIGRASI BARU
Migrasi yang terjadi pada akhir suatu periode waktu tertentu, biasanya digunakan referensi waktu lima tahun atau kurang.

MIGRASI BERANTAI
Perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain yang diikuti oleh penduduk daerah asalnya. Perpindahan demikian terjadi apabila rombongan atau orang yang pertama berhasil dan menarik saudara, teman atau tetangga di daerah asalnya.

MIGRASI BRUTO
Jumlah migrasi masuk dan migrasi keluar

MIGRASI INTERN
Perpindahan penduduk dari suatu daerah (Propinsi atau Kabupaten) ke daerah lain dalam satu negara

MIGRASI INTERNASIONAL
Perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain. Migrasi internasional dibedakan menjadi :
- Emigrasi, yaitu keluarnya penduduk dari suatu negara
- Imigrasi, yaitu masuknya penduduk ke suatu negara
- Angka imigrasi, yaitu angka yang menunjukkan banyaknya emigran yang
meninggalkan negara asal pada suatu tahun tertentu per 1000 penduduk negara asal.

MIGRASI KELUAR
Perpindahan penduduk keluar dari suatu daerah asal (area of original) tertentu per 1000 penduduk negara asal.

MIGRASI KOLEKTIF
Migrasi yang dilakukan dalam suatu keluarga.

MIGRASI MASUK
Masuknya penduduk ke satu daerah tempat tujuan (Area of destination)

MIGRASI MUSIMAN
Penduduk yang berpindah tempat tinggal pada musim tertentu untuk bekerja, misalnya setelah habis musim tanam padi petani meninggalkan tempat tinggalnya untuk bekerja di tempat lain.

MIGRASI NETO (NET MIGRATION)
Selisih antara migrasi masuk dan migrasi keluar. Apabila migrasi masuk lebih besar dari pada migrasi keluar, maka disebut migrasi netto positif. Sedangkan jika migrasi keluar lebih besar dari pada migrasi masuk di sebut migrasi netto negatif. Ukuran yang digunakan adalah : Angka migrasi netto, yaitu angka yang menunjukkan selisih antara migran masuk ke satu daerah dan banyaknya migran keluar dari daerah tersebut per 1000 penduduk daerah tersebut

MIGRASI PAKSAAN
Migrasi yang dilakukan secara paksa baik oleh penguasa maupun oleh sumber bahaya lain, misalnya karena gangguan keamanan oleh gerombolan pengacau, penduduk suatu daerah terpaksa pindah atau dipindahkan.

MIGRASI PARSIAL
Migrasi yang terjadi antara dua daerah

MIGRASI PERKAWINAN
Migrasi yang terjadi karena perkawinan, misalnya seorang perempuan harus meninggalkan daerahnya karena kawin dengan lelaki yang berasal dari daerah lain atau sebaliknya.

MIGRASI PERORANGAN
Migrasi yang dilakukan secara perorangan

MIGRASI SIRKULAR
Perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah yang lain dengan maksud untuk menetap sementara dan kembali lagi ke asal yang jangka waktunya kurang dari 3 bulan (79 hari). Misalnya, migrasi musiman merupakan satu jenis migrasi sirkulasi.

MIGRASI SEMASA HIDUP
Mereka yang pada waktu sensus/survei bertempat tinggal di daerah yang berbeda dengan daerah kelahirannya.

MINI LOKAKARYA (MINILOK)
Yaitu suatu pertemuan yang dilakukan antara dokter, bidan, PPLKB, PLKB, PPKBD, Sub-PPKBD dan kader di Puskesmas atau tempat pertemuan lainnya sebelum melakukan kegiatan pelayanan atau TKBK (Tim KB Keliling).

MINI SURVEI
Suatu survei yang diharapkan dapat memberikan informasi terbatas (kurang lebih 10 variabel) secara cepat, akurat dan dengan biaya yang murah

MOBIL UNIT PELAYANAN KB
Adalah fasilitas pelayanan KB bergerak yang dipergunakan oleh suatu tim pelayanan profesional, mencakup satu unit mobil guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di daerah yang sulit atau yang tidak memiliki fasilitas kesehatan.

MOBILITAS PENDUDUK
Adalah gerak keruangan penduduk dengan melewati batas administrasi Daerah Tingkat II.

MONITORING
Proses pengamatan atau pengecekan secara berkelanjutan terhadap suatu kegiatan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan dan pengelolaan Program Keluarga Berencana Nasional.

MORBIDITAS
Keadaan sakit, yaitu adanya penyimpangan dari keadaan kesehatan yang normal. Definisi sehat (yang normal) menurut WHO adalah sejahtera fisik, mental dan sosial dan bukan hanya semata-mata bebas penyakit.

MORTALITAS
Angka kematian

MOTIVASI KB
Usaha-usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok orang tertentu tergerak untuk mengikuti/melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendakinya atau mendapat kepuasan dengan perbuatannya. Dalam hal ini khusus untuk menarik masyarakat untuk mencapai peserta KB.

MOTIVATOR
Orang yang melakukan motivasi.

M O U
Memorandum of Understanding, yaitu suatu perjanjian kerjasama antara dua pihak. Misalnya : antara BKKBN dengan instansi lain/sektor swasta, Indonesia dengan Vietnam dalam program KB. dan sebagainya.

MUKUS SERVIKS
Lendir yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar leher rahim.

MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA
Pertemuan LKMD yang dihadiri oleh seluruh warga desa yang berfungsi sebagai manusia sumber untuk membantu anggota kelompok kerja yang telah melaksanakan pengamatan sederhana

N

NASEHAT PERKAWINAN
Kegiatan dimana terjadi pertukaran informasi untuk memecahkan masalah perkawinan antara calon suami-istri dengan pihak yang mempunyai keahlian untuk memecahkan masalah tersebut.

NATALITAS
Situasi melekatnya hasil konsepsi pada selaput lendir rahim untuk selanjutnya berkembang menjadi janin

NAUSEA
Gejala mual-mual rasa ingin muntah

NATURE
Paham yang berpendapat bahwa perbedaan peranan antara perempuan dan laki-laki kerena ada perbedaan secara biologis.

NEONATAL
Bayi baru lahir hingga berusia 28 hari

NET ENROLLMENT RATIO (NER)
Angka partisipasi murni, yaitu ratio jumlah murid SD usia 7 – 12 tahun, SLTP 13 – 15 tahun, SLTA 16 – 18 tahun dan mahasiswa 19 – 24 tahun dibagi dengan jumlah penduduk usia sekolah berturut-turut usia 7 - 12, tahun, 13 – 15 tahun, 16 -18 tahun, dan 19 -24 tahun

NETRAL GENDER
Kebijakan/program/kegiatan atau kondisi yang tidak memihak pada salah satu jenis kelamin.

NIDASI
Penempelan hasil pembuahan ke dalam endometrium

NORMA
Standard atau ukuran baku yang dipakai oleh komponen pelaksana maupun masyarakat untuk menilai keberhasilan pencapaian Program Keluarga Berencana Nasional. Nilai-nilai yang berlaku pada suatu kelompok sosial tertentu mengenai besarnya keluarga dengan dasar pemikiran tertentu

NORMA BESARNYA KELUARGA
Suatu nilai yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan sosial budaya yang membudaya dalam diri pribadi, keluarga dan masyarakat yang berorientasi kepada kehidupan sejahtera dengan jumlah anak ideal untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin.

NORMA KELUARGA KECIL YANG BAHAGIA DAN SEJAHTERA (NKKBS)
Suatu nilai yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan sosial budaya yang membudaya dalam diri pribadi, keluarga dan masyarakat yang berorientasi kepada kehidupan sejahtera dengan jumlah anak ideal untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin.

NURTURE
Riset terapan yang dilakukan baik untuk meningkatkan pengelolaan program yang sedang berjalan maupun untuk mencari dan menguji coba terobosan baru. Riset seperti ini biasanya dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama mengidentifikasi serta memperinci masalah. Tahap kedua merancang dan menguji coba jalan keluar untuk mengatasi masalah, dan tahap ketiga adalah mengevaluasi sampai seberapa jauh uji coba yang dilakukan mencapai sasaran.

NULIPARA
Seorang wanita yang belum pernah bersalin/melahirkan

O

OBESITAS
Gangguan kesehatan oleh sebab kelebihan gizi

OPERATIONS RESEARCH
Riset ini biasanya dilakukan dalam sekala kecil dan hasilnya menjadi masukan bagi para pengambil keputusan untuk meningkatkan program yang sedang berjalan. Istilah lain yang juga sering dipakai adalah operasional research atau penelitian operasional

OPTIMUM BIRTH SPACING INTERVAL
(Batas Jarak Kelahiran Optimal) adalah batas waktu antar kelahiran yang menghasilkan dampak kesehatan yang terbaik bagi kehamilan, ibu, bayi baru lahir, bayi dan seluruh keluarga. Bukti terkini menunjukkan bahwa batasan waktu terbaik antar kelahiran adalah : 3 hingga 5 tahun setelah kelahiran anak terakhir.

ORAL PIL
Tablet yang diminum oleh wanita untuk mencegah terjadinya kehamilan

ORALIT
Obat untuk penyakit diare yang diminum yang terdiri dari cairan pengganti elektrolit yang hilang.

ORGANISASI PEMBELAJARAN
Organisasi yang mengutamakan anggotanya mampu mengembangkan kapasitasnya secara berkelanjutan dalam mewujutkan hasil yang optimal.

ORGASME
Puncak kenikmatan senggama.

ORIENTASI
Kegiatan penyampaian informasi yang bersifat melekat pada kegiatan operasional program.

ORIFICUM UTERI EKSTERNUM
Lubang terluar dari leher rahim. Lubang ini disebut mulut leher rahim.

OS PUBIS
Bagian tulang yang menonjol di atas kemaluan, biasanya ditutupi oleh rambut kemaluan.

OS SIMPISIS
Pertautan tulang kemaluan kiri dan kanan yang terdapat ditengah-tengah di bagian depan vulva.

OTOT PANGGUL
Otot yang terdapat di daerah panggul.

OVULASI
Peristiwa keluarnya sel telur yang matang dari indung telur.

OVUM
Sel telur yang matang yang dikeluarkan indung telur.

P

PAGUYUBAN KB
Perkumpulan yang beranggotakan para akseptor/peserta KB.

PAKET PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI ESENSIAL
Adalah pelayanan kesehatan reproduksi yang ditujukan untuk masalah-masalah reproduksi yang menjadi prioritas, yaitu mencakup Keluarga berencana, Safe Matherhood, Pencegahan dan menajemen komplikasi Aborsi, PMS dan HIV/AIDS, Pencegahan dan Manajemen infertilitas dan Kesehatan Reproduksi Remaja.

PAKET KESEHATAN REPRODUKSI KOMPREHENSIF
Pelayanan kesehatan reproduksi yang mencakup semua pelayanan tentang masalah kesehatan reproduksi dan seksual yang terjadi pada semua siklus kehidupan mencakup : Kesehatan Bayi dan Anak, Remaja, Infertilitas, Kekerasan terhadap perempuan, Safe Matherhood, PMS dan HIV/AIDS, Penyakit kanker alat reproduksi dan masalah pada usia lanjut seperti osteoporosis.

PANCA KARYA
Strategi Program Keluarga Berencana Nasional dengan sasaran :
1.Mendorong pasangan usia subur yang istrinya belum berusia 30 Th dan atau jumlah anak kurang dari 3 orang mempunyai anak maksimal 2
orang.
2.Membantu pasangan subur yang istrinya sudah berusia lebih dari 30 tahun atau anaknya tiga orang atau lebih agar tidak menambah jumlah anak yang dimilikinya.
3.Mengarahkan generasi muda untuk menghayati keluarga kecil bahagia
sejahtera serta menolong mereka untuk lebih banyak bergiat dalam bidang pendidikan, olah raga, kesenian dan sebagainya.
4.Memperkuat proses pelembagaan fisik dalam usaha KB, sehingga secara kelompok proses penanganan program semakin menjadi bagian yang integral dari masyarakat sendiri.
5.Memperkuat proses pelembagaan yang bersifat mental spiritual dan lebih bersifat dukungan psikologis

PANCAWISMA
Adalah lima buah rumah/keluarga peserta KB binaan kader

PANTANG SENGGAMA
Tidak melakukan senggama untuk waktu tertentu, dapat merupakan suatu cara pencegahan kehamilan

PAPSMEAR
Pemeriksaan kliniks terhadap cairan yang diambil dari mulut rahim untuk mengetahui sedini mungkin gejala penyakit kanker rahim

PARENTERAL
Tidak melalui alat pencernaan, terjadi diluar pencernaan, misalnya suntikan melalui otot atau jaringan subkutan.

P A P A
Penundaan Anak Pertama, suatu usaha dari pasangan suami istri untuk menunda kelahiran anak pertama.

PARADIGMA SEHAT
Adalah cara pandang, pola pikir, atau model pembangunan kesehatan yang bersifat holistik, melihat masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh banyak faktor yang bersifat lintas sektor, dan upayanya lebih diarahkan pada peningkatan, pemeliharaan dan perlindungan kesehatan, bukan hanya penyembuhan orang sakit atau pemulihan.

PARITAS
Banyaknya anak lahir hidup oleh seorang wanita.

PARTISIPASI PRIA
Adalah bentuk nyata dari kepedulian dan tanggung jawab para pria/suami dalam pelaksanaan program KB dan kesehatan reproduksi

PARITY PROGRESSION RATIO (PPR) :
Adalah peluang atau probabilitor suatu kohor wanita untuk mempunyai tambahan satu anak berikutnya. Dengan kata lain, PPR menunjukkan kemungkinan (probabilitas) kelebihan anak berikutnya setelah seorang wanita memilih sejumlah anak (paritas) tertentu.
PPR didukung dengan cara membagi jumlah wanita yang berparitas (n) dengan jumlah wanita berparitas (n-1). PPR yang dihasilkan pada wanita berstatus kawin (curently married women) dengan umur muda biasanya berbeda jauh dibandingkan dengan keseluruhan sampel (semua wanita), karena besarnya jumlah wanita yang tidak menukar berpengaruh terhadap tingkat fertilitas.
PASANGAN MANDUL : Pasangan yang tidak dapat memperoleh anak dari hasil perkawinan, kemandulan ini disebabkan oleh salah satu pihak atau kedua belah pihak.

PASANGAN USIA SUBUR(PUS)
Pasangan suami istri yang isterinya berumur antara 15 – 49 tahun, dan secara operasional pula pasangan suami istri yang istri berumur kurang dari 15 tahun dan telah kawin atau istri berumur lebih dari 49 tahun tetapi belum monopause.

PASAR MINGGON
Tempat pemasaran hasil kegiatan ekonomi produksi masyarakat desa dan sekaligus sebagai tempat pengembangan fasilitas kota dalam rangka untuk meningkatkan fungsi ekonomi keluarga yang diadakan seminggu sekali pada akhir pekan di desa dan diharapkan orang kota akan berekreasi ke desa dan membeli produk-produk tersebut.

PATOLOGIK
Keadaan sakit, karena terjadinya gangguan/kelainan pada jaringan atau fungsi tubuh.

PEDOMAN PENGELOLAAN
Penjabaran salah satu aspek dari pokok-pokok pengelolaan sub-sistem yang meliputi mekanisme pengelolaannya.

PEDOMAN PELAKSANAAN
Penjabaran yang lebih rinci dari aspek pokok pengelolaan maupun pokok-pokok pelakanaan sub sistem, yang meliputi mekanisme maupun prosedur pelaksanaannya sehingga dapat secara langsung diterapkan di lapangan.

PEER GROUP
Kelompok orang yang mempunyai minat sama dan seperasaan serta memiliki cita-cita sama dalam kehidupan keluarga.

PEKERJA PROGRAM
Para pejabat/petugas/perorangan baik pegawai pemerintah maupun swasta yang secara aktif terlibat dalam berbagai aspek penyelenggaraan keluarga berencana (KB). Dalam hal ini pekerja program bisa dimaksudkan dalam dua kategori tenaga, yakni pengelola program dan pelaksana program.

PELAKSANA PROGRAM
Petugas yang melaksanakan kegiatan program KB.

PELAJU KELUARGA
Petik, olah, jual dan utung oleh keluarga, yaitu mengolah hasil pertanian yang telah dipetik/dipungut untuk selanjutnya dikemas dan dijual, misalnya pengolahan kripik pisang/singkong/nangka/belinjo, pembuatan tempe, telor asin, ikan asin, dan sebagainya.

PELAYANAN BERSAMA MASYARAKAT
Pelayanan KB yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat sendiri dengan dukungan yang penuh dari unsur-unsur profesional baik pemerintah maupun swasta.

PELAYANAN DASAR
Adalah pelayanan kesehatan, termasuk KB yang diberikan di Puskesmas dan jaringannya (Puskesmas Pembantu, Polides, Puskesmas Keliling) sesuai dengan kebutuhan dan standar pelayanan yang dikelola langsung oleh Puskesmas.

PELAYANAN LANJUTAN
Adalah pelayanan kesehatan, termasuk KB yang diberikan di rumah sakit berdasarkan rujukan dari Puskesmas

PELAYANAN MOBILE (Pelayanan Bergerak)
Adalah Pelayanan kontrasepsi dari Propinsi/Kabupaten/Kota (tingkat lanjutan) yang diselenggarakan oleh Tim mobile berdasarkan surat tugas yang dikeluarkan oleh rumah sakit atau instansi yang berwenang dan diketuai oleh dokter.

PELAYANAN KB
Adalah pelayanan alat dan obat kontrasepsi kepada calon atau peserta KB/klien sesuai dengan kondisi klien termasuk penanganan efek samping dan komplikasi yang dilakukan oleh tenaga yang memenuhi syarat yaitu dokter spesialis, dokter umum, bidan dan tenaga lain yang ditunjuk.
Pelayanan kesehatan untuk para peserta KB dengan maksud menanggulangi keluhan akibat pemakaian alat pencegah kehamilan.

PELAYANAN KESEHATAN DALAM KB
Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi yang mengakui dan menghargai bahwa KB dan kesehatan reproduksi merupakan kebutuhan, hak, dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan.

PELAYANAN KONTRASEPSI
Suatu kegiatan pelayanan kontrasepsi yang dilakukan oleh unit pelaksana KB, baik pemerintah maupun swasta, misalnya kegiatan pemasangan IUD oleh PUSKESMAS, pemberian pil oleh PPKBD kepada peserta KB.

PELAYANAN SESUDAH MELAHIRKAN
Pelayanan yang diberikan kepada ibu-ibu tidak lama setelah melahirkan, pelayanan medis ini dititik beratkan pada pelayanan KB.

PELEDAKAN PENDUDUK
Keadaan dimana jumlah penduduk telah melebihi kapasitas penyangganya

PELVIC INFLAMATORY DISEASE (PID)
Penyakit radang panggul.

PELVIS (PANGGUL)
Rongga pelvis adalah ruangan antara tulang-tulang panggul.

PEMANDULAN / STERILISASI
Pengikatan kedua saluran sel telur wanita atau kedua saluran sperma laki-laki untuk mencegah terjadinya konsepsi.

PEMANTAPAN
Adalah kegiatan untuk mengetahui seberapa jauh pelaksanaan pengembangan peran PLKB dalam Program KB Nasional serta untuk mengatasi masalah dan hambatan dalam pelaksanaan pengembangan tersebut

PEMANTAPAN LINI LAPANGAN
Upaya peningkatan dan pemantapan mutu tenaga dan pengelola Program KB Nasional di tingkat kecamatan ke bawah dengan cakupan wilayah desa dan keluarga sebagai sasaran langsung

PEMASARAN SOSIAL
Desain, implementasi dan pengendalian atas program yang bertujuan untuk mempengaruhi penerimaan terhadap gagasan sosial, dan yang melibatkan pertimbangan atas perencanaan produk, riset pasar, harga, komunikasi, distribusi, fasilitasi, insentif dan segmentasi (Philip Kotler)

PEMBANTU PEMBINA KB DESA (PPKBD)
Adalah seorang atau beberapa orang Kader dalam wilayah organisasi yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan/mengelola pembangunan keluarga sejahtera di tingkat desa/kelurahan.

PEMBANGUNAN KELUARGA SEJAHTERA
Upaya menyeluruh dan terpadu yang dilaksanakan oleh unsur-unsur pemerintah, swasta, masyarakat dan keluarga untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dicapai kondisi keluarga sejahtera.

PEMBATASAN KELAHIRAN
Suatu usaha yang dilakukan oleh pasangan suami isteri untuk mengatasi atau menjarangkan jumlah anak

PEMBELAJARAN DALAM TIM (TEAM LEARNING)
Proses mempersatukan dan mengembangkan kapasitas tim untuk mewujudkan kehendak yang ingin dicapai tim tersebut.

PEMBINAAN
Pengamatan, penilaian, pengarahan, bimbingan, pengembangan inovasi,partisipasi masyarakat dan peningkatan terhadap kegiatan Program Keluarga Berencana Nasional serta pencegahan dan perbaikan atas kelemahan dan penyimpangan yang terjadi didalam pengelolaan Program Keluarga Berencana Nasional.

PEMBINAAN DAN BIMBINGAN
Suatu kegiatan pengawasan dan pengendalian yang dilakukan oleh komponen, baik di pusat maupun di daerah (propinsi, kabupaten/kota)

PEMBINAAN JARAK JAUH (PJJ)
Suatu program pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf dan mutu tenaga program di lingkungan BKKBN dengan dana yang tidak terlalu besar, dalam waktu yang relatif singkat yang dilakukan dengan menggunakan media cetak dan lainnya

PEMBINAAN MELEKAT
Kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh setiap pimpinan satuan kerja kepada bawahan sampai 2 eselon di bawahnya termasuk pembinaan di dalam tugas keproyekan.

PEMBINAAN PESERTA KB
Usaha untuk memantapkan peserta KB yang telah ada (melestarikan akseptor)

PEMBUAHAN (konsepsi)
Proses masuknya sperma laki-laki kedalam sel telur perempuan.

PEMERIKSAAN BURIL(DESK AUDIT)
Pemeriksaan yang dilakukan dengan cara melakukan pengkajian data dan informasi berdasarkan dokumen dokumen yang ada.

PEMERIKSAAN AKUNTAN PUBLIK
Pemeriksaan yang dilakukan oleh pemeriksa independen yang diminta oleh owner untuk memeriksa pelaksanaan kegiatan dari keuangan apakah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh owner.

PEMERIKSAAN KEMUDIAN(Post audit)
Pemeriksaan atas pengelolaan barang dan jasa yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kesalahan atau penyimpangan prosedur sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

PEMERIKSAAN KEUANGAN
Kegiatan audit yang ditujukan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan keuangan dan atau ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

PEMERIKSAAN KHUSUS
Pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan pada daerah/komponen yang diduga kuat ada indikasi penyimpangan / penyelewengan sehingga perlu dilakukan pemeriksaan dan dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan ( BAP ) untuk keperluan tindak lanjut.

PEMERIKSAAN LAPANGAN(FIELD AUDIT)
Pemeriksaan yang dilakukan dengan cara pengkajian dilapangan (obyek pemeriksaan) untuk mendapat kebenaran formal dan material atas kegiatan yang dilaksanakan dilokasi baik Pusat maupun daerah.

PENAPISAN KLIEN
Proses pemeriksaan kesehatan kepada klien KB sebelum pemberian suatu metode kontrasepsi (misalnya pil KB, suntikan atau AKDR)

PENCATATAN PENDUDUK
Pencatatan secara terus menerus kejadian vital (peristiwa kehidupan) yang mencakup kelahiran, kematian, perkawinan dan perceraian.

PENDATAAN KELUARGA
Kegiatan pengumpulan data primer tentang data Demografi, data Keluarga Berencana, data Tahapan Keluarga Sejahtera dan data individu yang dilakukan oleh masyarakan bersama pemerintah (Kantor BKKBN) secara serentak pada waktu yang telah ditentukan setiap tahun melalui kunjungan ke keluarga dari rumah ke rumah .

PENDAMPINGAN UPPKS
Upaya untuk membantu anggota kelompok UPPKS agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, sehingga mempercepat pengembangan usaha dan kemandirian kelompok.

PENDEKATAN INTEGRATIF
Usaha memadukan kegiatan operasional yang dilaksanakan oleh komponen-komponen teknis sehingga dicapai keterpaduan di lapangan.

PENDEKATAN KEMASYARAKATAN
Suatu cara pencapaian sasaran dengan menggalakkan masyarakat melalui pemanfaatan mekanisme sosial kultural. Partisipasi ini berupa peranan dan tanggung jawab pengelola program baik sebagai unsur provider (pemberi pelayanan) maupun unsur consumer (masyarakat sebagai penerima pelayanan)

PENDEKATAN SISTEM
Suatu rangkaian dari cara pandang atas suatu masalah atau obyek tertentu yang didasarkan pada kerangka pengertian sistem. Pendekatan ini dapat mereduksi timbulnya berbagai hambatan dalam penyelesaian yang sifatnya dapat dihindarkan seperti pemborosan, kesimpangsiuran, benturan kegiatan dan lainnya.

PENDEKATAN WILAYAH PARIPURNA
Penggarapan sesuatu wilayah dengan sepenuhnya memperhitungkan kondisi, komponen, kekuatan dan kelemahan wilayah yang bersangkutan. Berdasarkan informasi yang ada di daerah tersebut dimobilisir secara total guna pencapaian tujuan.

PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN (PUP)
Usaha agar seseorang menikah pada saat usia yang cukup dewasa dan telah cukup mampu bertanggungjawab mengurus rumah tangganya.

PENDIDIKAN
Segala usaha untuk membina kepribadian, mengembangkan pengetahuan jasmaniah dan rohaniah agar mampu melaksanakan tugas.

PENDIDIKAN KEHIDUPAN KELUARGA
Suatu kegiatan pendidikan yang bertujuan menciptakan perilaku positif dalam kehidupan keluarga untuk mencapai suasana kehidupan keluarga yang harmonis.

PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN
Program kependudukan yang dilaksanakan melalui jalur sekolah (pendidikan formal) maupun luar sekolah (non formal) untuk membina anak didik/peserta didik agar memiliki pengertian, kesadaran, sikap tingkah laku yang rasional dan bertanggungjawab dalam menanggulangi masalah kependudukan dengan segala implikasinya terhadap berbagai aspek kehidupan manusia dalam lingkungan kehidupan keluarga, masyarakat, negara, bangsa dan dunia.

PENDIDIKAN NON FORMAL
Program kependidikan yang dilaksanakan melalui jalur luar sekolah untuk membantu menyebarkan pengetahuan kepada peserta didik

PENDUDUK
Orang dalam matranya sebagai diri pribadi, anggota keluarga, anggota masyarakat, warga negara dan himpunan kuantitas yang bertempat tingal di suatu tempat dalam batas wilayah negara pada waktu tertentu.

PENDUDUK DE FACTO
Semua orang yang ditemui dan dicatat oleh pencacah pada saat sensus dilakukan.

PENDUDUK DE JURE
Semua orang yang tinggal dalam rumah tangga sebagaimana tercatat dalam kartu keluarga, baik orang itu ada di tempat maupun tidak ada di tempat pada saat sensus atau survei dilaksanakan.

PENDUDUK MENUA
Peningkatan proporsi orang-orang tua dalam suatu penduduk. Penduduk menua berarti sebagian besar penduduk yang ada di negara/daerah yang bersangkutan berada pada umur tua, keadaan ini biasanya ditandai dengan pertumbuhan penduduk yang rendah karena angka kelahiran rendah atau angka kematian relatif rendah pula.

PENDUDUK MISKIN
Dalam program pembangunan keluarga sejahtera yang termasuk miskin adalah keluarga pra-sejahtera dan atau keluarga sejahtera I

PENELITIAN
Rangkaian kegiatan yang berdasarkan kaidah ilmiah dari menghimpun data informasi, pengkajian dan memanfaatkan hasilnya sebagai bahan dalam perumusan alternatif kebijakan.

PENGARUSUTAMAAN GENDER
(Gender mainstreaming) Strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan, dimana aspek gender terintegrasi dalam perumusan kebijakan program dan kegiatan melalui perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi.

PENGAWASAN
Pengamatan pemeriksaan, pengujian, pengusutan, pencegahan dan penilaian terhadap pelaksanaan peogram KB Nasional, untuk membantu agar semua kegiatan dilaksanakan secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana, peraturan perundang undangan dan ketentuan-ketentuan yang berlaku

PENGAWASAN FUNGSIONAL (WASNAL)
Pengawasan yang dilakukan oleh aparat pengawasan fungsional, baik di pusat maupun daerah terhadap seluruh satuan kerja yang ada secara berlanjut di lingkungan BKKBN.

PENGAWASAN MELEKAT (WASKAT)
Pengawasan yang bersifat terus menerus oleh atasan langsung satuan kerja terhadap pelaksanaan tugas bawahannya sampai dengan 2 atau 3 tingkat ke bawah di lingkungan BKKBN.

PENGAWASAN TERPADU
Bentuk pengawasan yang dilakukan oleh aparat pengawasan fungsional BKKBN bersama komponen terkait dalam rangka membantu melancarkan Program KB Nasional serta membantu menyelesaikan permasalahan yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan dan keuangan termasuk ketenagaan dan Administrasi umum

PENGELAJU (COMMUTER)
Orang yang secara rutin pergi tiap hari untuk melakukan kegiatan rutin dan kembali pada hari yang sama dengan melewati batas administratif.

PENGELOLAAN OPERASIONAL PROGRAM KB NASIONAL
Penyelenggaraan yang berisi upaya-upaya seluruh tahapan kegiatan pengelolaan yang diawali dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian operasional Program KB Nasional

PENGELOLA PROGRAM
Tenaga/pekerja program KB yang dalam skala besar atau kecil melakukan fungsi memimpin dan mengorganisir dalam rangka menggiatkan dan memasyarakatkan program KB dan pembangunan KS.

PENGEMBANGAN
Suatu rangkaian kegiatan yang berdasarkan kaidah ilmiah dari menghimpun data,mengembangkan alternatif model terapan dan inovasi baru hingga dapat diterapkan di lapangan.

PENGENDALIAN
Rangkaian keseluruhan proses pembinaan dan pengawasan dalam bentuk pengaturan dan pengarahan terhadap perencanaan dan pelaksanaan kegiatan program KB Nasional sesuai dengan kebijaksanaan dan strategi yang telah ditetapkan serta koreksi terhadap penyimpangan dan perbaikan terhadap kelemahan yang terjadi serta mendorong tumbuhnya inovasi dan partisipasi masyarakat sehingga diperoleh hasil yang lebih efektif dan efisien.

PENGENDALIAN PENDUDUK
Usaha mempengaruhi pertumbuhan penduduk ke arah suatu angka pertumbuhan penduduk yang diinginkan, hal ini biasanya ditempuh melalui suatu kebijaksanaan pemerintah di bidang kependudukan.

PENGENDALI PROGRAM LAPANGAN KB (PPLKB)
Adalah pejabat struktural BKKBN di Kecamatan yang sehari-harinya bertugas mengendalikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan Program KB di lapangan sekaligus bertugas sebagai atasan langsung PLKB.

PENGUJA KELUARGA
Pengembangan usaha jasa dan perdagangan oleh keluarga dapat melalui pasar minggon, misalnya perdagangan kecil dan jual beli produk UPPKS, serta dapat pula membuka warung pos keluarga sejahtera (warpos kesra), kios telepon (kiospon), dan sebagainya.

PENGHUNI LIAR
Orang-orang yang tinggal di tempat atau perumahan secara tidak sah yang banyak terjadi di kota-kota, misalnya penduduk yang diam di bawah jembatan atau di gubuk-gubuk di atas tanah yang tidak sah

PENILAIAN EFEK DAN DAMPAK PROGRAM KBN
Gambaran tentang pengaruh program terhadap kelahiran. Seberapa jauh Program KB Nasional telah dapat memberikan sumbangan bersama faktor-faktor lain dalam menurunkan fertilitas.

PENILAIAN HASIL PROGRAM KB NASIONAL
Penilaian terhadap hasil-hasil pencapaian tujuan dari pelaksanaan kegiatan operasional KIE, pelayanan dan pelembagaan/pembudayaan Program KB Nasional dan Pembangunan Keluarga Sejahtera.

PENILAIAN KEGIATAN PROGRAM KB NASIONAL
Penilaian terhadap berbagai pelaksanaan kegiatan operasional KIE, pelayanan, pelembagaan/pembudayaan Program KB Nasional dan Pembangunan Keluarga Sejahtera.

PENILAIAN MULTI INDIKATOR PROGRAM KB NASIONAL
Proses pengukuran terhadap indikator input, proses, output, efek dan dampak Program KB Nasional.

PENILAIAN OPERASIONAL PROGRAM KB NASIONAL
Penilaian terhadap aspek kegiatan operasional dan hasilnya sehingga dapat diketahui tingkat kekuatan dan kelemahan program.

PENINGKATAN PERANAN WANITA DALAM PEMBANGUNAN
Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS), dalam program ini dipadukan semua kegiatan berbagai departemen dam lembaga pemerintah yang mempunyai program yang berkaitan dengan peningkatan peranan wanita dalam pembangunan menuju keluarga sehat dan sejahtera, termasuk di dalam pembinaan generasi muda (penerus) yang tangguh dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara, yang biasanya didukung oleh APBN atau sumber lainnya, pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Menteri Negara Urusan Peranan Wanita berdasarkan Keppres No. 13 tahun 1987.

PENIS (ZAKAR)
Bagian dari alat kelamin pria yang berfungsi sebagai alat reproduksi dan alat saluran kemih.

PENJARANGAN KELAHIRAN
Usaha untuk mengatur jarak waktu antara perkawinan dan kelahiran anak pertama, demikian pula antara kelahiran yang sebelumnya dengan kelahiran selanjutnya

PENURUNAN FERTILITAS
Penurunan angka kelahiran yang terjadi dalam suatu masyarakat, daerah atau negara selama jangka waktu tertentu.

PENYAKIT MENULAR SEKSUAL
Merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan kelamin, misalnya : kencing nanah (genorhea), sipilis, klamidia, herpes, aids, jamur, HIV/Aids, hepatitis)

PENYEBARAN PENDUDUK
Upaya mengubah persebaran penduduk agar serasi, selaras dan seimbang dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

PENYULUHAN
Upaya berkesinambungan yang membimbing perorangan atau sekelompok orang ke arah kesadaran, peningkatan pengetahuan, perubahan pola pikir, sikap dan perilaku untuk mencapai perbaikan/kemajuan melalui pengembangan potensi diri atau kelompok. Proses penyuluhan ini mengandung aspek KIE yang tidak terpisahkan satu dengan lainnya.

PERAN SAKA
Perkemahan antara saka, pesertanya dari beberapa saka antara lain Saka Kencana, Saka Bakti, Saka Husada dan lainnya.

PERANGKAT TATA LAKSANA
Suatu instrumen/alat berupa buku tuntunan / acuan untuk menyelenggarakan tugas dan fungsi menurut status yaitu : sistem, sub sistem, pedoman, juklak, juknis, yang dikukuhkan oleh pimpinan.

PERAWATAN KESEHATAN REPRODUKSI
Suatu kumpulan metode, teknik,dan pelayanan yang mendukung kesehatan reproduksi dan kesejahteraan melalui pencegahan dan penanganan masalah kesehatan reproduksi.

PERAWATAN PRENATAL
Perawatan yang ditujukan kepada wanita-wanita hamil agar bayinya dapat lahir dengan selamat dan sehat

PERAWATAN SETELAH KEHAMILAN
Perawatan yang ditujukan pada wanita setelah kehamilan agar kesehatannya dapat segera dipulihkan.

PERKEMBANGAN ANAK
Proses pematangan atau pemantapan dari kemampuan psikomotorik, emosi, intelektual, dan spiritual seorang anak.

PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN
Segala kegiatan yang berhubungan dengan perubahan keadaan penduduk yang meliputi kuantitas, kualitas, dan mobilitas yang mempunyai pengaruh terhadap pembangunan dan lingkungan hidup.

PERSEBARAN PENDUDUK
Kondisi sebaran penduduk secara keruangan

PERTUMBUHAN ANAK
Proses perubahan ukuran tubuh (fisik), anak meliputi berat badan dan tinggi badan

PERFORASI
Terjadinya lubang tembus melalui dinding, sehingga terjadi hubungan antara kedua ruangan yang dibatasi oleh dinding tersebut

PERIFER
Bagian terluar atau terjauh dari pusat / pinggiran.

PERIODE TIDAK HAID SESUDAH MELAHIRKAN
Waktu dimana seorang wanita tidak mendapat haid karena baru melahirkan

PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN
Perubahan keadaan penduduk yang meliputi kuantitas, kualitas dan mobilitas yang mempunyai pengaruh terhadap pembangunan dan lingkungan hidup

PERKIRAAN PENDUDUK
Perkiraan berdasarkan ketentuan dan rumus-rumus sederhana yang berkaitan dengan kependudukan.

PERKIRAAN PERMINTAAN MASYARAKAT ((PPM)
Perkiraan permintaan masyarakat menjadi peserta KB yang didasarkan pada trend masa lalu dan kebijakan ke depan pemakaian kontrasepsi serta dinamika faktor penentu fertilitas dalam rangka mencapai sasaran angka fertilitas total yang telah ditetapkan.

PERNAH KAWIN
Status seseorang yang menunjukkan bahwa seseorang tersebut telah pernah melangsungkan perkawinan tanpa memperhatikan status perkawinannya pada saat sekarang. Jadi yang termasuk pernah kawin adalah status kawin, cerai hidup dan cerai mati (janda/duda)

PERTAMBAHAN PENDUDUK ALAMIAH
Suatu angka yang menunjukkan suatu penduduk bertambah atau berkurang dalam jangka waktu tertentu yang disebabkan oleh kelahiran dan kematian

PERTASI KENCANA (Pertenian, Koperasi dan Keluarga Berencana)
Kegiatan terpadu antara Departemen Pertanian, Departemen Koperasi dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional dalam melaksanakan program program di lapangan.

PERTI KENCANA
Perkemahan Bhakti Saka Kencana (kegiatan bhakti anggota Pramuka Penegak dan Pandega dibidang KB)

PERTUMBUHAN PENDUDUK
Keseimbangan yang dinamis antara kekuatan-kekuatan yang menambah dan kekuatan-kekuatan mengurangi jumlah penduduk. Secara terus menerus akan dipengaruhi oleh jumlah bayi yang lahir (menambah jumlah penduduk), tetapi secara bersamaan pula akan dikurangi oleh jumlah kematian terjadi pada semua golongan umur. Sementara itu migrasi juga berperan “imigran” (pendatang) akan menambah dan “emigran” akan mengurangi jumlah penduduk. Jadi dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan penduduk diakibatkan oleh 4 komponen yaitu : kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), in-migration (migrasi masuk), dan out-migration (migrasi keluar).

PERTUMBUHAN PENDUDUK NOL
Keadaan dimana jumlah suatu penduduk tidak bertambah maupun berkurang. Suatu penduduk dapat mencapai keseimbangan (tetap) jika :
-Jumlah kelahiran dan kematian sama dan migrasi netto sama dengan nol
-Kelebihan jumlah kelahiran terhadap jumlah kematian harus diimbangi dengan jumlah migrasi keluar terhadap migrasi masuk
-kelebihan jumlah kematian terhadap jumlah kelahiran harus diimbangi dengan kelebihan migrasi masuk terhadap migrasi keluar.

PETA PUS
Peta wilayah yang dibuat oleh kader yang menggambarkan situasi rumah penduduk dilingkungannya. Pada peta tersebut sekaligus diberi tanda rumah mana yang PUS nya sudah atau belum ber – KB

PETA WILAYAH DESA / KELURAHAN
Peta yang menggambarkan situasi perkembangan program KB di desa yang bersangkutan dan merupakan rekapitulasi dari peta yang dibuat oleh instansi/lembaga masyarakat dan dikelompokkan per pedukuhan/RT/RW. Peta ini dibuat oleh PPKBD/Sub-PPKBD/Kelompok Akseptor/Kader KB di bawah tanggung jawab PLKB /PKB serta dipasang di kantor desa/kelurahan.

PETA WILAYAH KECAMATAN
Peta yang menggambarkan situasi perkembangan program KB di kecamatan yang bersangkutan dan merupakan rekapitulasi dari peta wilayah desa/kelurahan. Peta ini dibuat oleh PLKB/PKB dipasang di kantor Pengawas PLKB (PPLKB)

PETA WILAYAH KABUPATEN/KOTA
Peta yang menggambarkan situasi perkembangan program KB di kabupaten/kota yang bersangkutan dan merupakan rekapitulasi dari peta wilayah kecamatan. Peta ini dibuat oleh BKKBN kabupaten/kota dan dipasang di kantor BKKBN kabupaten/kota

PETA WILAYAH PROPINSI
Peta yang menggambarkan situasi perkembangan program KB di propinsi yang bersangkutan dan merupakan rekapitulasi dari peta wilayah kabupaten/kota.
Peta ini dibuat oleh BKKBN propinsi dan dipasang di kantor BKKBN propinsi.

PLKB /PKB LULUSAN BIDAN
Penyuluh Lapangan KB yang berpendidikan Sekolah Perawatan Bidan (SPK), namun melanjutkan pendidikan bidan.

PLKB/PKB PARAMEDIS SPK
Penyuluh Lapangan KB yang berasal dari Sekolah Perawatan Kesehatan (SPK).

PETUGAS LAPANGAN KELUARGA BERENCANA (PLKB)
Adalah aparat BKKBN yang melaksanakan fungsi pengelolaan, penggerakan dan pengembangan potensi, partisipasi masyarakat sesuai dengan tuntutan organisasi dan kebutuhan Program KB Nasional di tingkat Desa /Kelurahan.

PIL KB
Tablet yang yang diminum untuk mencegah kehamilan, mengandung hormon estrogen dan progesteron sintetik, disebut juga sebagai pil kombinasi, sedangkan jika hanya mengandung progesteron sintetik saja disebut Mini Pil atau Pil Progestin.

PINDAH CARA
Usaha pindah cara yang dilakukan oleh peserta KB dari metode kontrasepsi yang semula dipakai ke metode kontrasepsi lain yang lebih baik/cocok.

PIRAMIDA PENDUDUK
Komposisi umur dan jenis kelamin suatu penduduk secara grafis yang digambarkan dalam bentuk piramida penduduk. Dalam hal ini piramida penduduk dari suatu negara dapat dibedakan atas tiga ciri yaitu :
- Extensive : sebagian besar penduduk berusia muda
-Contructive : Sebagian kecil penduduk berada dalam kelompok umur muda.
-Stationary : Banyaknya penduduk dalam kelompok umur hampir sama dan mengecil pada usia tua kecuali pada kelompok umur tertentu.

PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT)
PMT-penyuluhan adalah pemberian makanan tambahan yang berguna untuk mendemontrasikan kepada ibu-ibu mengenai cara menyiapkan makanan sehat.
PMT-Pemulihan adalah pemberian makanan tambahan hanya diberikan kepada Balita yang berat badannya di KMS berada di bawah garis merah.

POLIP
Tumor bertangkai/ benjolan bertangkai terutama di selaput lendir.

PORTIO
Mulut rahim yang digunakan bagian rahim di dalam vagina

POS PEMBANTU KELUARGA BERENCANA DESA (PPKBD)
Adalah seseorang atau beberapa orang kader dalam wadah organisasi yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan/mengelola program keluarga berencana nasional di tingkat Desa/Kelurahan.

POS KELILING
Fasilitas pelaksanaan pos bergerak .

POST ABORTION
Masa setelah abortus.

POST COITAL CONTRACEPTIVE
Cara kontrasepsi yang digunakan pasca senggama berupa tablet (morning after pill) atau douche

POST PARTUM
Masa setelah melahirkan.

POSYANDU
Pos pelayanan terpadu KB-Kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan untuk dan oleh masyarakat dengan dukungan teknis petugas medis dari Depkes dan petugas BKKBN Posyandu merupakan hasil kerjasama antara Departemen Kesehatan dan BKKBN yang dimulai pada Maret 1984. Posyandu memberikan pelayanan kesehatan dan KB. Dan pertemuannya diadakan sekali sebulan Pelayanan Posyandu terdiri dari lima aspek, yaitu : immunisasi, perawatan ibu dan anak, informasi dan pelayanan KB, penanganan diare dan konseling gizi.

POSYANTEL KENCANA
Pos Pelayanan Telpon, yang dapat dihubungi melalui nomor 163, merupakan sarana Pelayanan Informasi bagi Masyarakat lewat Telepon, memberikan kemudahan dalam hal Informasi tentang pelaksanaan Gerakan Pembangunan Keluarga Sejahtera, memberikan Konsultasi Problema Remaja, membantu memecahkan masalah Kehidupan Keluarga, Kesehatan dan Keluarga Berencana

PREGNANCY TEST
Test yang dilakukan pada urine seorang wanita untuk menentukan ada tidaknya kehamilan

PREMATUR
Lebih muda dari pada umur seharusnya, yang mencerminkan keadaan kurang matang atau belum waktunya.

PREVALENCE RATE
Perbandingan antara jumlah peserta KB aktif (current users = CU) dengan Pasangan Usia Subur (PUS)

PRIMARY STAKEHOLDER
Masyarakat (publik) atau bagian dari masyarakat yang secara langsung mendapat mandat dalam bidang KB

PRIORITAS
Penempatan di atas yang lain, penempatan untuk didahulukan, penempatan untuk diberi perhatian utama.

PROGESTERON
Hormon yang diproduksi oleh korpus luteneum (badan kuning) dalam indung telur. Merupakan salah satu hormon yang digunakan dalam pil oral kontrasepsi.

PROGRAM KB RUMAH SAKIT (PKBRS)
Program KB yang dilaksanakan di Rumah Sakit dan merupakan bagian dari program nasional secara keseluruhan.

PROGRAM KEPENDUDUKAN
Kegiatan teratur yang langsung merupakan alat ke kebijaksanaan kependudukan yang diberitahukan atau diumumkan.

PROGRAM P4K
Program Pembinaan dan Peningkatan Pendapatan Petani nelayan Kecil binaan Departemen Pertanian.

PROGRAM KELUARGA SEJAHTERA (PROKESRA)
Merupakan program-program yang dikaryakan untuk memberdayakan keluarga dan penduduk. Prokesra membantu keluarga agar mampu mengembangkan dirinya secara mandiri.

PROGRAM PEMBANGUNAN TAHUNAN
Rencana yang memuat keseluruhan kebijakan publik , khusus membahas kebijakan publik yang terkait dengan Undang Undang Anggaran Pendapatan Belanja Negara.

PROSES
Kegiatan pemanfaatan input untuk menghasilkan output tertentu

PROSES PENERIMAAN
Proses atau tahap-tahap yang dilalui seseorang sehingga diterimanya gagasan atau hal-hal baru.

PROSES REPRODUKSI
Rangkaian kejadian yang terdiri dari unsur unsur reproduksi, misalnya proses terjadinya kehamilan, proses terjadinya menstruasi.

PROYEKSI PENDUDUK
Memperkirakan jumlah penduduk di masa datang berdasarkan asumsi-asumsi mengenai arah perkembangan mortalitas, fertilitas dan migrasi di masa datang.

PEMBINAAN REMAJA PUTRI PUTUS SEKOLAH (PRP2S)
Suatu bentuk kegiatan/pembinaan bagi remaja putri putus sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang KB terutama dalam penundaan usia perkawinan.

PUBERTAS
Tahap tumbuh kembang manusia dimana terjadi perkembangan seksual yang cepat, yang berakhir pada kematangan reproduksi seksual berupa kemampuan reproduksi laki laki antara umur 13 - 16 Th, pada wanita antara umur 12 – 15 Th.

PUERPERIUM (NIFAS)
Masa setelah melahirkan biasanya terhitung sejak melahirkan sampai 40 hari sesudahnya.

PUSKESMAS (Pusat Kesehatan Masyarakat)
Suatu kesatuan organisasi kesehatan yang langsung memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat diwilayah kerjanya dalam bentuk usaha kesehatan pokok.
Pusat Kesehatan Masyarakat yaitu berupa klinik kesehatan yang berada di tingkat kecamatan dan dikepalai seorang dokter.

Q

QUICK YIELDING RESEARCH
Terminologi yang lazim digunakan untuk penelitian-penelitian yang cepat dapat memberikan hasil. Dengan demikian penelitian semacam ini bisa menggunakan sampel yang tidak terlalu besar seperti : rapid survey, mini survey, studi kasus, focusgroup discussion, dan lain-lain.


R

RABIDWIL (RAPAT BIDANG DAN KEWILAYAHAN)
Kegiatan rapat yang dilaksanakan oleh Kepala BKKBN dengan para pejabat Eselon I dan pejabat Eselon II dan pejabat fungsional di Kantor Pusat BKKBN, baik sebagai pelaksana komponen/bidang maupun sebagai pembina wilayah propinsi, diadakan sebulan sekali yang membahas risalah Radep, risalah Rapemwil, risalah Radalgram, dan laporan lainnya.

RADALGRAM
Rapat Pengendalian Program, yaitu merupakan suatu forum pertemuan rutin (bulanan) yang dipimpin oleh Kepala BKKBN dan dihadiri oleh Eselon I dan II, pejabat fungsional, pengelola keuangan, yang membahas tentang realisasi pencapaian program KB Nasional sampai dengan bulan yang bersangkutan dan administrasi keuangan, baik secara nasional maupun per komponen .

RADEP (Rapat Deputi/Sestama/Irtama)
Kegiatan rapat yang dilaksanakan oleh setiap pejabat Eselon I dengan pejabat Eselon II, Eselon III, Eselon IV, fungsional dan pengelola keuangan komponen di jajarannya , yang dilakukan sebulan sekali.

RAHIM / KANDUNGAN
Bagian dari organ wanita yang menjadi tempat di mana sel telur yang telah dibuahi tumbuh menjadi bayi yang sempurna.

RAKOM (Rapat Komponen)
Kegiatan rapat yang dilaksanakan oleh setiap pejabat Eselon II di kantor pusat BKKBN dengan pejabat Eselon III, Eselon IV, fungsional, staf dan pengelola keuangan di komponen, dan dilakukan sebulan sekali untuk membahas rencana dan pelaksanaan kegiatan Program KB Nasional pada lingkup komponen tersebut dan hasilnya dilaporkan kepada pejabat Eselon I di atasnya.

RAKERDA
Rapat Keja Daerah diselenggarakan di propinsi, kabupaten /kota sebagai wahana komunilkasi antara penanggung jawab program (Pemda) dengan unit-unit pelaksana dan unsur-unsur lainnya yang terkait untuk menjabarkan kesepakatan politis Program KB Nasional yang dihasilkan di tingkat pusat.

RAKERNAS
Rapat Kerja Nasional, adalah suatu forum pertemuan antara pejabat BKKBN
Propinsi (Kepala) dengan para pejabat BKKBN Pusat, serta para mitra kerja untuk membahas tentang evaluasi pelaksanaan program tahun yang lalu dan menyusun rencana pelaksanaan program tahun yang akan datang

RAKOR
Rapat Koordinasi diselenggarakan pada berbagai kegiatan yang merupakan forum untuk konsolidasi intern BKKBN disamping untuk peningkatan kemampuan pengelola dan pelaksanaan program dari jajaran BKKBN sendiri.

RAM CENTRE
Pusat pemeliharaan dan perbaikan alat-alat endoskopy/laporoskopi

RAPAT KOORDINASI PROGRAM KB
Suatu kegiatan yang bertujuan menggalang kesepakatan diantara para unit pelaksana dengan BKKBN, peserta rapat koordinasi adalah komponen BKKBN dan para unit pelaksana.

RAPEMWIL (Rapat Pembinaan Wilayah)
Kegiatan rapat yang dilaksanakan oleh setiap pejabat Eselon I dengan Pejabat eselon II dan pejabat fungsional di kantor Pusat BKKBN sebagai pembina wilayah yang berada di bawah koordinasi pembina wilayah eselon I yang bersangkutan, dilakukan sebulan sekali untuk membahas tentang laporan kunjungan kerja, pembinaan wilayah, serta pertemuan penting lainnya yang dihadiri di Propinsi binaan.

RAPID SURVEY
Suatu survey yang didesain secara khusus, yaitu dengan jumlah variabel yang terbatas sampel yang relatif kecil (biasanya terdiri dari 30 clusters masing-masing terdiri dari lebih kurang 10 responden), serta dengan biaya yang tidak besar, untuk memenuhi kepentingan/masukan bagi penentu kebijakan dalam pembuatan keputusan yang biasanya memerlukan informasi tentang situasi lapangan yang akurat secara cepat.

RAPIM
Rapat pimpinan, merupakan suatu forum pertemuan antar eselon I di lingkungan kantor BKKBN.

RASIO
Merupakan perbandingan antara dua bilangan dan dapat dinyatakan dalam persen, persepuluhan atau per seribu. Rasio bukan merupakan bilangan abstrak tetapi merupakan bilangan relatif. Pada dasarnya rasio adalah suatu angka yang menunjukkan besarnya relatif dua bilangan. Rasio mengukur besarnya bilangan pertama dalam kaitannya dengan bilangan yang kedua : x dibagi y berarti juga “sekian banyak x perlimit y”. Nilai persentase merupakan ratio yang didasarkan atas 100.
Hasil akhir penghitungan, pembilang bukan merupakan bagian dari penyebut.
RASIO ANAK TERHADAP WANITA (CHILD WOMEN RATIO/CWR)
Banyaknya anak di bawah umur 5 tahun (BALITA) per 1000 wanita dalam umur reproduksi (15-49) pada suatu waktu tertentu.
RASIO JENIS KELAMIN
Perbandingan banyaknya penduduk perempuan terhadap penduduk laki-laki pada suatu daerah dan waktu tertentu (biasanya dinyatakan banyaknya penduduk laki-laki per 100 penduduk perempuan). Sex Ratio pada suatu daerah ditentukan oleh sex ratio pada waktu lahir pola mortalitas penduduk laki-laki dan perempuan serta pola migrasi antara penduduk laki-laki dan perempuan

RASIO JENIS KELAMIN SAAT LAHIR
Perbandingan banyaknya bayi laki-laki dengan banyaknya bayi perempuan pada saat lahir di suatu daerah dan waktu tertentu. Pada umumnya kelahiran bayi laki-laki lebih banyak dari pada kelahiran bayi perempuan.

REINSERTION
Pemasangan kembali IUD.

REKANALISASI
Penyambungan kembali saluran indung telur untuk perempuan yang sebelumnya telah tubektomi), atau saluran sperma (untuk pria yang sebelumnya telah vasektomi).

REKTUM
Poros usus bagian akhir.

RELASI GENDER
Menyangkut hubungan laki-laki dan perempuan dalam kerjasama saling mendukung atau saling bersaing satu sama lain.

REMAJA
Kelompok penduduk berusia 10 – 24 tahun.

RENCANA PEMBANGUNAN TAHUNAN
Rencana yang memuat keseluruhan kebijakan publik dan secara khusus membahas kebijakan publik yang terkait dengan Undang-Undang Anggaran Pendapatan Belanja Negara.

RENCANA STRATEGIS
Suatu perkiraan kegiatan-kegiatan yang sangat penting diantara banyak kegiatan lainnya untuk mencapai tujuan dan sasaran program.

REMIGRASI
Peristiwa kembalinya penduduk ke tempat asal semula.

REPLACEMENT LEVEL
Keadaan penduduk tumbuh seimbang

REPRODUKSI SEHAT
Kurun waktu dimana seorang ibu sehat untuk melahirkan, antara usia 20 – 30 th.

RESPONSIF GENDER
Kebijakan/Program/Kegiatan atau kondisi yang sudah memperhitungkan kepentingan laki-laki dan perempuan.


REVERSIBILITAS
Kemampuan untuk pulih kembali; pemulihan kembali suatu fungsi tubuh

RKB PKK
Rukun Keluarga Berencana Pembinaan Kesejahteraan Keluarga adalah suatu kelompok anggota PKK dalam pelaksanaan KB di lingkungannya.

ROLE PLAYING
Suatu metode pengajaran dimana peserta latihan mengerjakan/melaksanakan satu pekerjaan seperti keadaan yang sesungguhnya atau masalah-masalah buatan dalam bidang human relations bidang-bidang lainnya

RUMAH TANGGA
Seseorang atau kelompok orang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan biasanya makan dari dapur yang sama.

RUJUKAN KB
Tindakan yang dilakukan oleh pengelola dan pelaksana KB kepada klien yang mengalami efek samping, komplikasi, kegagalan dan efek psikologis akibat penggunaan kontrasepsi, untuk ditangani pada tingkat yang lebih tinggi yang meliputi rujukan khusus, bahan-bahan penunjang diagnotis, serta rujukan kemampuan dan ketrampilan.

S

SAFARI KB GENERASI MUDA
Kegiatan yang dilakukan oleh generasi muda untuk membantu program KB di lapangan biasanya dengan mengikutsertakan unsur terkait lainnya.

SAFARI KB SENYUM TERPADU
Adalah usaha intensifikasi program KB yang pencanangannya dimulai pada tahun 1983 di Istana Bogor, berasal dari akronim “Sungguh Enak dan Nyaman untuk Masyarakat” yang selanjutnya diperindah oleh Bapak Presiden menjadi “Sejahtera dan Nyaman untuk Masyarakat” dengan maksud dapat menggerakkan dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam bentuk pelayanan KB bersama masyarakat kearah palayanan masyarakat seutuhnya. Dikatakan memberikan pelayanan masyarakat seutuhnya oleh karena pelayanan yang diberikan adalah paket lengkap mulai dari pelayanan intergrasi pembangunan lainnya. Oleh sebab itu bentuk/polanya disesuaikan dengan kepentingan situasi dan kondisi wilayah. Dengan kata lain gerakan safari KB senyum terpadu bukan semata-mata mencari peserta KB baru saja, tetapi diharapkan dapat memecahkan masalah yang lebih integral dalam gerakan KB Nasional, mulai dari komitmen politis sampai pada komitmen operasional yang terintegrasi kearah pelayanan manusia seutuhnya.

SAFARI SPIRAL SAHAJA
Suatu sistem penggarapan wilayah yang dikonsentrasikan dan memobilisasikan seluruh potensi yang ada di wilayah tersebut dengan dukungan dana dan sarana untuk memberikan pelayanan secara massal dalam mencapai tujuan program Sahabat Remaja.

SAKA KENCANA
Satuan Karya Pramuka Keluarga Berencana, yaitu salah satu satuan karya Pramuka yang merupakan wadah pendidikan dan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan praktis dan bakti masyarakat dalam bidang Keluarga Berencana

SANGGAMA TERPUTUS
Merupakan salah satu metode keluarga berencana tradisional, dimana pria (suami) mengeluarkan alat kelaminnya (penis) dari vagina sebelum pria mencapai ejakulasi.

SARUNG TANGAN
Dalam hal medik yang dimaksud ialah sarung tangan yang dibuat dari karet tipis

SATUAN KARYA PRAMUKA
Suatu kegiatan atau satuan gerak yang terdiri atas para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dari beberapa gugus depan di satu wilayah ranting/kecamatan, dan melaksanakan kegiatan di bidang tertentu.

SATUAN PELAJARAN
Rencana tertulis seorang fasilitator mengenai kegiatan belajar mengajar yang akan dilakukan.

SECONDARY STAKEHOLDER
LSM/LSOM/Organisasi profesi/swasta yang mempunyai kaitan dengan isu Program KB Nasional yang diadvokasikan, kaitan ini dapat bersifat mendukung (positif) dapat juga bersifat menghambat (negatif)

SEJARAH KEHAMILAN
Keterangan yang dikumpulkan dalam sensus atau survey yang memberikan indikasi tentang tanggal kejadian dan hasil dari setiap kehamilan yang dialami oleh responden selama hidupnya.

SEKS
Perbedaan organ biologis antara perempuan dan laki-laki terutama pada bagian-bagian reproduksi.

SEJARAH MIGRASI
Pengalaman migrasi seseorang atau sekelompok orang sepanjang hidupnya

SEMINAR DIKLAT
Salah satu metode belajar dimana peserta dilatih untuk saling bekerjasama dalam berpikir dan menyatakan pendapat untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi sehingga tercapai suatu kesimpulan berdasarkan pendapat bersama

SENSITIFITAS GENDER
Kemampuan dan kepekaan seseorang dalam melihat dan menilai hasil pembangunan dan aspek kehidupan lainya dari perspektif gender.

SENSUS PENDUDUK
Pencatatan total tentang semua penduduk, yang dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik), dengan tujuan untuk mengetahui jumlah komposisi dan karakteristik penduduk lainya, yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.

SERVISITIS
Radang mulut rahim.

SHOCK ANAFILATIK
Shock akibat reaksi alergi tubuh terhadap benda asing misalnya obat suntikan.

SIMTOM
Gejala perubahan pada tubuh atau fungsi tubuh yang menunjukkan adanya penyakit atau terjadinya tahapan tertentu dari suatu penyakit.

SIMTOMATIK
Sesuai dengan gejala; berdasarkan gejala

SISTEM
Keseluruhan atau totalitas yang terdiri dari bagian-bagian atau sub-sub sistem atau komponen-komponen yang berinterelasi dan berinteraksi satu sama lain yang secara keseluruhan dirancang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan

SISTEM KALENDER
Cara kontrasepsi dengan tidak melakukan senggama dalam masa subur wanita

SISTEM OPERASIONAL KB
Pengarahan KB di lapangan yang terdiri dari tiga sub sistem, yaitu sub sistem perencanaan operasional, sub sistem pelaksanaan operasional dan sub sistem pengendalian operasional yang juga mempunyai kaitan dengan sub yang lain seperti : keuangan, logistik dan sebagainya

SISTEM PELAPORAN PROGRAM KB
Bertujuan untuk memperolah data dan informasi secara cepat, tepat dan dapat dipercaya yang dibutuhkan guna merumuskan kebijaksanaan, perencanaan, pengendalian dan penilaian Program KB Nasional;

SISTEM PENCATATAN RANGKAP
Sistem pencatatan untuk mendapatkan data statistik dengan mengumpulkan laporan secara serentak dari dua kegiatan pengumpulan data.

SISTEM PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN
Suatu usaha untuk mereduksi sekecil-kecilnya timbulnya penyimpangan yang dapat terjadi dalam pelaksanaan gerakan KB melalui proses identifikasi penyimpangan dalam waktu sedini mungkin sehingga dapat dilakukan tindakan pengamanan dengan maksud dan tujuan untuk mencegah meluasnya akibat yang ditimbulkan dari penyimpangan tersebut dan sekaligus meniadakan sebab-sebab dari adanya penyimpangan yang terjadi.

SISTEM PENILAIAN
Suatu pola penilaian gerakan KB yang mencakup permasalahan dalam organisasi secara menyeluruh dengan orientasi untuk memberikan gambaran atas pelaksanaan Program KB Nasional.

SISTEM PERENCANAAN
Suatu proses pengambilan keputusan yang mencakup penggambaran dan penjabaran komitmen atau kesepakatan dari berbagai pihak yang terkait pada upaya bersama untuk mencapai sasaran yang diharapkan dapat memberikan kontribusi pada tujuan yang lebih luas.

SISTIM REPRODUKSI
Keterkaitan antara unsur-unsur yang ada dalam alat reproduksi, fungsi dan proses reproduksi yang merupakan satu kesatuan dalam siklus kehidupan manusia.

SISTEM SATU PINTU MASUK SATU PINTU KELUAR
Suatu sistem logistik dimana segala kegiatan penerimaan dan pengeluaran/ pengiriman barang fisik maupun administrasi ditandatangani/dikoordinir penyelenggaraannya oleh satu tangan dalam hal ini Biro Perlengkapan dan Perbekalan BKKBN. Tujuan dari sistem ini adalah agar semua kegiatan penerimaan dan distribusi barang untuk gerakan KB, data dimonitor dengan baik dan dapat dipertanggung jawabkan sepenuhnya dalam hal pelaksanaannya.

SERTIFIKAT KELOMPOK USAHA (SKU)
Diberikan kepada kelompok UPPKS berdasarkan hasil penilaian menurut indikator yang telah ditetapkan. Sertifikat tersebut merupakan tanda pengakuan bahwa kelompok UPPKS dimaksud memiliki tingkat kelayakan usaha tertentu untuk memperoleh kemudahan kredit tertentu dari Bank dan bisa juga dipakai untuk bermitra usaha dalam bidang pemasaran produk maupun tehnis produksi.

SEXUALLY TRANSMITTED DISEASE
Penyakit yang penularannya melalui hubungan seksual.

SLUM
Daerah/perkampungan yang kotor dan padat yang sebagian besar dihuni oleh penduduk dengan status sosial ekonomi yang rendah.

SPASMOLTIKA
Zat yang menghilangkan kejang (spasmo)

SPEKULUM
Alat untuk membuka/melebarkan lobang/rongga pada tubuh.

SPERMATOZOA
Sel mani; Sel benih pria.

SPERMISIDA
Bahan kimia (biasanya non oksinol-9) yang digunakan untuk menon-aktifkan atau membunuh sperma. Dikemas dalam bentuk aerosol (busa), tablet vagina, dissovable film, atau krim

SPIRAL
Lihat (alat kontrasepsi dalam rahim)

SPOTING BREAK THROUGH BLEEDING
Bercak perdarahan di luar rahim.

STALLING FERTILITY
Situasi dimana pada suatu tingkat fertilitas tertentu akan terjadi kebekuan/berhenti yaitu tidak bisa lagi terjadi penurunan fertilitas.

STANDARISASI KERJA
Suatu kaidah dan atau persyaratan bersifat baku berisi ukuran/besaran ketentuan umum minimal yang harus dipenuhi dalam mengadakan alat/sarana maupun cara kerja, sebagai upaya untuk menghasilkan suatu produk kerja dalam memberikan pelayanan.

STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KB & KS
Standar minimal pelayanan yang dibuat Pemerintah bagi Kabupaten/Kota dalam membrikan pelayanan program KB dan KS kepada masyarakat di wilayahnya.

STEREOTYPE
Cara baku yang melekat pada peran, fungsi dan tanggung jawab yang membedakan antara laki-laki dan perempuan dalam keluarga dan masyarakat.

STERIL (CUCI HAMA)
Bebas dari organisasi hidup

STOLSEL
Bekuan darah.

STRATEGI OPERASIONAL
Pola gerak dan cara pelaksanaan kegiatan dan pendekatan yang digunakan untuk menjabarkan pelaksanaan gerakan KB menjadi satu kesatuan.

STRATEGI TEKNIS
Kerangka dan arah yang dipilih dan digunakan oleh komponen teknis, guna mencapai sasaran/target secara efisien dan efektif.

STROMA (GOITER)
Pembesaran kelenjar gondok

STRUKTUR PROGRAM
Kegiatan-kegitan yang tersusun menurut jenis kelompok aktifitas dalam suatu program, yang menjadi dasar kegiatan dalam usaha pencapaian tujuan atau sasaran program yang telah ditetapkan dalam kurun waktu tertentu

STUDI KASUS
Cara penyampaian pelajaran dengan cara pengajar memberikan suatu kasus tentang situasi kehidupan nyata yang kemudian dianalisa oleh peserta untuk diambil kesimpulan pemecahan masalahnya.

SUB PPKBD
Adalah seseorang atau beberapa orang kader dalam wadah organisasi yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan/mengelola program keluarga berencana nasional di tingkat dusun/RW.

SUB SISTEM
Bagian dari sistem, merupakan rangkaian kegiatan yang satu sama lain saling berhubungan, terkait, mempengaruhi dan tergantung dalam bekontribusi mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan

SUB SISTEM OPERASIONAL NASIONAL
Suatu rangkaian kegiatan antara komponen-komponen yang saling terkait dalam pelaksanaan Program KB Nasional. Komponen satu dengan lainnya saling tergantung dan saling membutuhkan

SUB SISTEM PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PROGRAM KB NASIONAL
Bagian dari Sistem KB Nasional yang melaksanakan penelitian dan menyediakan informasi hasil penelitian serta model-model pengembangan dan konsep alternatif kebijakan Program KB Nasional bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan

SUBSTITUSI
Penggantian zat atau benda dengan zat atau benda lain yang sejenis

SUKMA GATRA
Sumbangan Sukarela Masyarakat untuk Keluarga Prasejahtera dan Keluarga Sejahtera I. Kegiatan ini dikoordinir oleh Ketua PKK dan Dharma Wanita di Sibolga, ditujukan untuk membantu para kelompok UPPKS yang dilaksanakan setiap bulan, mulai tingkat Kotamadya sampai tingkat Kelurahan, melalui kotak-kotak emas yang disediakan PKK dan Dharma Wanita.

SUPERVISI
Suatu proses pengawasan dan pengendalian yang dilaksanakan oleh aparat pengawasan dan pengendalian BKKBN propinsi dan Kabupaten/Kotamadya.

SURVEY DEMOGRAFI KESEHATAN INDONESIA (SDKI)
Survey yang bertujuan untuk menyediakan informasi secar rinci bagi para pembuat kebijakan dan pengelola program tentang fertilitas, keikut sertaan ber-KB, kematian anak-anak dan dewasa, serta kesehatan ibu dan anak. Sejak tahun 2002 – 2003 suvey ini juga memuat informasi tentang pengetahuan dan sikap masyarakat tentang HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya. Survey ini dilakukan oleh BPS bekerjasama dengan BKKBN dan Departemen Kesehatan RI.

SURVEI PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTEK KB
Model pertanyaan kemasyarakatan yang berusaha untuk memperoleh gambaran mengenai luasnya pengetahuan sikap dan praktek tentang KB dalam suatu masyarakat daerah atau negara termasuk dariman dan bagaimana memperoleh pelayanan baik alat kontrasepsi maupun keterangan mengenai hal tersebut.

SURVEY MAWAS DIRI (SMD)
Merupakan kegiatan pengumpulan dan pengkajian masalah kesehatan dan gizi serta sumber daya yang dimiliki masyarakat yang dilakukan oleh anggota masyarakat setempat di bawah bimbingan para petugas lapangan

SURVEY PENDUDUK ANTAR SENSUS (SUPAS)
Suvey penduduk yang diselenggarakan oleh BPS diantara 2 sensus, yang dimaksudkan untuk mengisi kesenjangan data penduduk pada kurun waktu sepuluh tahun. Berbeda dengan sensus yang melakukan pencatatan total, SUPAS hanya mengadakan penelitian terhadap sempel.

SURVEY PREVALENSI INDONESIA (SPI)
Survey yang bertujuan untuk mengetahui prevalensi pemakaian kontrasepsi di Indonesia serta unsur-unsur lain yang berkaitan dengan KB seperti : perkawinan, fertilitas, menyusui, kesehatan dan sebagainya.

SUSUK KB (IMPLANT, Implanon, Indoplan, Norplant)
Kapsul berisi levenorgestrol , dimasukkan di bawah kulit lengan atas wanita untuk mencegah terjadinya kehamilan
T

TABLET VAGINA / BUSA
Tablet kontrasepsi yang dimasukkan kedalam liang sanggama sebelum senggama

TABUNGAN KELUARGA SEJAHTERA (TAKESRA)
Adalah salah satu produk simpanan yang dimaksudkan untuk menampung dana keluarga dan masyarakat guna mendukung pembangunan keluarga sejahtera yang fasilitas dan penarikanya dapat dilakukan menurut ketentuan yang telah disepakati oleh penabung dan penyelenggara

TAS PRAJA
Tuntaskan Keluarga Prasejahtera dan Keluarga Sejahtera I di Tanjung Balai yang dikoordinir Pemda LSOM dan institusi masyarakat.

TATALAKSANA
Tatanan penyelenggaraan dan atau pelaksanaan sistem/sub sistem secara teratur yang meliputi pokok-pokok pelaksanaan kegiatan, mekanisme dan prosedur serta langkah kegiatannya dan standarisasi.

TATAP MUKA / WAWANCARA
Komunikasi langsung dengan berhadapan muka.

TAXONOMI
Kedudukan hukum atau dalil yang digunakan dalam merumuskan kata-kata yang dapat mencerminkan tingkat-tingkat kawasan belajar (kognitif, afektif dan psikomotor) untuk mencapai tujuan instruksional.

TEKANAN DARAH TINGGI
Hipertensi : tekanan darah di atas 140/90 mm hg. Suatu keadaan dimana terjadi kenaikan tekanan darah sistole atau diastole > dai N (120/70)

TEMPAT PELAYANAN KONTRASEPSI JALUR - A
Tempat pelayanan kontrasepsi yang terdiri dari klinik KB/rumah sakit pemerintah termasuk TKBK dan saluran desa (seperti : Posyandu PPKBD, Sub-PPKBD dan Desa Wisma) yang menjadi tempat terakhir pasangan usia subur memperoleh pelayanan kontrasepsi.

TEMPAT PELAYANAN KONTRASEPSI JALUR - B
Tempat pelayanan kontrasepsi yang terdiri dari klinik KB/Rumah sakit swasta, dokter/bidan praktek swasta apotik toko obat, PAKBD, dan penyalur alat kontrasepsi mandiri lainnya yang menjadi tempat pasangan usia subur untuk terakhir kalinya memperoleh pelayanan kontrasepsi.

TEMU KARYA
Pertemuan seperti rapat kerja, lokakarya atau seminar.

TEMU KARYA DIKLAT
Suatu pertemuan yang bertujuan untuk membahas dan memadukan antara suatu karya dari para peserta Diklat dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi (antara teori dan praktek), sehingga tercapai suatu titik temu yang berguna bagi perbaikan pelaksanaan tugas.

TENAGA KERJA
Adalah jumlah seluruh penduduk dalam suatu wilayah yang dapat memproduksi barang atau jasa jika ada permintaan tenaga kepada mereka mau berpartisipasi dalam aktifitas tersebut.
Penduduk yang berada pada usia kerja; dan biasanya berusia 15-64 tahun

TENAGA MEDIK
Tenaga yang berlatar belakang pendidikan kedokteran.

TERPADU
Suatu kegiatan yang tidak dilaksanakan secara tersendiri tetapi dilaksanakan secara kait mengkait dan saling menunjang dengan kegiatan yang lain dengan perhitungan dapat mencapai daya guna dan hasil guna yang lebih tinggi.

TESTIS / BUAH PELIR
Bagian alat kelamin pria yang menghasilkan spermatozoa.

TIM KB KELILING (TKBK)
Tim yang memberikan penerangan dan pelayanan KB yang bersifat mobil dan mendatangi tempat-tempat di dalam wilayah Puskesmas yang menjadi induk TKBK secara berkala sesuai jadwal yang telah ditentukan.

TIM OPERASIONAL KB
Gerakan yang serentak dilakukan PLKB, bidan dan unit pelaksana KB lainnya untuk mengadakan penerangan, motivasi dan distribusi serta pelayanan alat kontrasepsi.

TINDAK LANJUT
Upaya pengamatan dan pengendalian keadaan setelah sesuatu tindakan

TINGKAT KONSUMSI
Ukuran yang menunjukkan banyaknya komsumsi kebutuhan barang/jasa yang diperlukan.

TINGKAT PRODUKSI
Ukuran yang menunjukkan banyaknya barang atau jasa yang dibuat atau diproduksi.

TIPE INSTITUSI
Suatu potensi yang dimiliki institusi dalam pelaksanaan gerakan KB Nasional.

TRANSLOKASI
Perpindahan suatu organ / benda ke bagian tubuh lainnya.

TRANSMIGRASI
Perpindahan dan kepindahan penduduk dari suatu daerah untuk menetap ke daerah lain yang ditetapkan di wilayah RI guna kepentingan pembangunan negara atau alasan-alasan yang dipandang perlu oleh pemerintah berdasarkan ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.

TUBA FALLOPI (SALURAN TELUR)
Saluran yang menyalurkan sel telur yang dikeluarkan oleh indung telur ke dalam rahim. Saluran ini menjadi tempat pertemuan antara sel benih pria dan sel benih wanita.

TUBEKTOMI
Proses bedah sukarela untuk menghentikan fertilitas (kesuburan) seorang perempuan secara permanen dengan mengoklusi tuba fallopi (memotong dan mengangkat atau memasang cincin pada kedua saluran sel telur) sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum.

TUMBUH KEMBANG ANAK
Suatu proses perubahan yang terjadi pada diri remaja baik perubahan fisik maupun perkembangan kepribadiannya.

TUMOR MAMMAE
Benjolan pada payudara

TUNTUTAN GANTI RUGI(TGR)
Tuntutan pengganti kepada pegawai negeri bukan bendaharawan yang dalam pengurusannya terjadi kekurangan perbendaharaan

TUNTUTAN PERBENDAHARAAN
Tuntutan terhadap bendaharawan yang dalam pengurusannya terjadi kekurangan perbendaharaan.


U

UMUR HARAPAN HIDUP
Perkiraan harapan hidup rata-rata yang mungkin dicapai oleh seseorang yang berada pada umur tertentu.

UNIT PELAKSANA
Suatu organisasi di luar BKKBN yang mempunyai tugas dan fungsi secara langsung maupun tidak langsung berkaitan dan mendukung pelaksanaan Gerakan KB Nasional.

UNMET NEED
Proporsi wanita usia subur dalam status kawin yang tidak menggunakan alat kontrasepsi meskipun mereka menyatakan ingin menunda atau menjarangkan-
anak (definisi standard); dan/ atau mereka yang “unmet need” karena resiko kesehatan dan pemakaian kontrasepsi yang buruk tidak menginginkan tambahan anak (membatasi kelahiran).

UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM)
Suatu bentuk kegiatan kesehatan oleh masyarakat, sebagai wujud peran serta dalam pembangunan kesehatan. Pembinaan kegiatan dilakukan oleh Puskesmas setempat. Contoh bentuk UKBM : Posyandu, Polides, Pos Obat Desa dll.

UPAYA KESEHATAN PERORANGAN ( UKP )
Adalah setiap kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau penduduk serta swasta, untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan.

UPAYA KESEHATAN PERORANGAN ( UKP )
STRATA PERTAMA
Adalah UKP tingkat dasar, yaitu yang mendaya gunakan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan dasar yang ditujukan kepada perorangan

UPAYA KESEHATAN PERORANGAN ( UKP )
STRATA KEDUA
Adalah UKP tingkat lanjutan, yaitu yang mendaya gunakan ilmu pengetahuan dan tehnologi kesehatan spesialistik yang ditujukan kepada perorangan.

UPAYA KESEHATAN PERORANGAN ( UKP )
STRATA KETIGA
Adalah UKP tingkat unggulan, yaitu yang mendaya gunakan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan sub spesialistik yang ditujukan kepada perorangan

USAHA PERBAIKAN GIZI KELUARGA (UPGK)
Adalah kegiatan masyarakat untuk melembagakan upaya peningkatan gizi dalam setiap keluarga Indonesia. Usaha Masyarakat ini didukung oelh pelaksanaan yang bersifat lintas sektor yang dilakukan oleh berbagai instansi terkait yaitu Kesehatan, Pertania, BKKBN, Agama, Dep. Dalam Negeri, PKK dan lain-lain.

USAHA PENIGKATAN PENDAPATAN KELUARGA AKSEPTOR (UPPKA)
Kegiatan bersama dalam bentuk prakoperasi yang dilakukan oleh, dari dan untuk kelompok akseptor KB melalui berbagai kegiatan ekonomi produktif skala kecil, yang kegiatannya diharapkan dapat menambah/ meningkatkan pendapatan keluarga, dan menunjang terwujudnya pelembagaan dan pembudayaan NKKBS di masyarakat.

USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA SEJAHTERA
Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera, yang sebelumnya dinamakan UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor).
Kelompok kegiatan ekonomi produktif yang beranggotakan ibu/wanita yang antara lain berasal dari keluarga Pra Sejahtera, Keluarga Sejahtera I, Keluarga Sejahtera II, Keluarga Sejahtera III, dan Keluarga Sejahtera III Plus baik yang belum, sedang maupun peserta KB guna meningkatkan pendapatan keluarga dalam rangka mewujudkan Keluarga Sejahtera.

URBANISASI
Bertambahnya proporsi penduduk yang berdiam didaerah kota disebabkan oleh proses perpindahan penduduk ke kota ataupun ke daerah permukiman lainnya yang lebih padat.

URUTAN KELAHIRAN
Urutan dari kelahiran hidup yang dialami oleh seorang wnita baik dari perkawinan saat sekarang atau perkawinan terdahulu.

USAHA BERSAMA
Suatu cara untuk membantu usaha peningkatan pendapatan keluarga melalui paguyuban/kelompok-kelompok akseptor sebagai wadahnya dengan jalan diberi bantuan modal.

USIA LANJUT
Seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih.

USIA LANJUT POTENSIAL
Usia lanjut yang masih mampu melakukan pekerjaan dan atau kegiatan yang dapat menghasilkan barang dan atau jasa.

USIA LANJUT RESIKO TINGGI
Seseorang yang berusia 70 tahun atau lebih, atau seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih dengan masalah kesehatan


V

VAGINA
Liang senggama wanita.

VARIABEL
Adalah suatu perubahan dari situasi atau kondisi tertentu atau ciri-ciri yang terdapat pada elemen dari suatu populasi tertentu

VARICES
Pelebaran pembuluh darah balik biasanya akibat bendungan/ peradangan setempat.

VASEKTOMI
(Sterilisasi) Cara ber KB bagi pria melalui operasi kecil dengan menggunakan pisau operasi atau tanpa pisau untuk memotong dan mengikat kedua saluran sel mani sehingga pada waktu sanggama sperma tidak dapat keluar membuahi sel telur istri sehinga tidak terjadi kehamilan.

VILLAGE CONTRACEPTIVE DISTRIBUTION CENTER
Adalah seorang atau beberapa orang kader dalam wadah organisasi yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan/mengelola Program Keluarga Berencana Nasional dilingkungan desa/kelurahan. Dalam bahasa Indonesia disebut Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD).


W

WANITA USIA SUBUR
Wanita yang berumur 15 – 49 tahun baik yang berstatus kawin, janda maupun yang belum menikah.

WEBL
Web Intellegince/Webl, adalah semacam perangkat lunak komputer yang mempunyai kemampuan membuat menu tabel (query) dalam database agar mendapatkan informasi secara mudah melalui intranet maupun internet yang tersusun dalam tabel, serta menerima/mengirim laporan dari pengguna Webl. Dalam Program KB Nasional, program aplikasi komputer ini merupakan salah satu alat yang dibapai untuk melakukan analisis hasil Pendataan Keluarga.

WINDU KARYA KENCANA
Penghargaan yang diberikan kepada tenaga program yang telah menunjukkan kesetiaannya selama delapan tahun atau lebih secara terus menerus pada Gerakan KB Nasional.

WIDYAISWARA
Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas mendidik, mengajar dan melatih secara penuh oleh pejabat yang berwenang pada unit pendidikan dan latihan Instansi Pemerintah secara berjenjang.

WIDYAWISATA
Suatu metode pengajaran dimana peserta Diklat melakukan peninjauan untuk melihat, mempelajari dan menganalisa suatu pokok bahasan dengan bekal kuliah-kuliah/ ceramah-ceramah yang telah diterima di ruang kelas serta pengalaman para peserta.

WIRA KARYA KENCANA
Penghargaan yang diberikan kepada tenaga program yang telah melakukan karya yang menonjol dalam pelaksanaan program sehingga membawa hasil yang sangat meningkat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Fans Page