Judul KTI

Ads 468x60px

17 Mei, 2012

Hubungan Jarak Kehamilan dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas


Tingginya angka kematian  di Indonesia yang disebabkan oleh anemia yaitu sebesar 20-40%. Di Provinsi Lampung pada tahun 2004 tercatat ibu hamil dengan anemia sebanyak 69,7%, di Kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2008 kejadian anemia sebesar 70%, sedangkan di Puskesmas Rumbia anemia pada ibu hamil adalah 25% dan mengalami peningkatan di tahun 2009 mencapai 39% dan pada tahun 2010 mencapai 50%. Faktor yang dapat menyebabkan anemia adalah usia, pendidikan, paritas, jarak kehamilan, kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah Ada Hubungan Jarak Kehamilan dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas XXX?”

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jarak kehamilan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas XXX tahun 2011.

Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester II dan Trimester III di wilayah kerja Puskesmas XXX pada tahun 2011. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode teknik total sampling. Jumlah sampel adalah 135 ibu hamil.  Pengumpulan data menggunakan data primer dengan alat ukur kuisioner dan check list. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu jarak kehamilan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, sedangkan variabel dependennya adalah anemia. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. 

Hasil penelitian ini didapatkan proporsi kejadian anemia pada ibu hamil dari 135 responden terdapat penderita anemia sebanyak 87 ibu hamil (64,4%). Proporsi jarak kehamilan <2 tahun sebanyak 54,1%, dan proporsi tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe sebesar 60,7%. Hasil analisis bivariat mengenai hubungan jarak kehamilan dengan kejadian anemia dengan uji statistik diperoleh nilai p value = 0.002 ≤ α (0,01), berarti ada hubungan yang bermakna antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia. Hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia diperoleh nilai p value = 0.000 ≤ α (0.001), berarti ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil.

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu proporsi jarak kehamilan terbanyak adalah <2 tahun, proporsi kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe terbanyak adalah tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe, ada hubungan jarak kehamilan dengan kejadian anemia, ada hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Saran dari penelitian ini perlunya peningkatan penyuluhan tentang manfaat dan tujuan ber KB, melibatkan keluarga dalam memberikan motivasi ibu hamil agar patuh mengkonsumsi tablet Fe setiap hari, dan memberikan penghargaan yang positif bagi ibu hamil yang telah patuh mengkonsumsi tablet Fe setiap hari misalnya pemeriksaan Hb secara gratis.


Kata kunci : Jarak kehamilan, Kepatuhan, Tablet Fe, Anemia
Daftar bacaan : 24 (1998-2010)

Anda tertarik Untuk melakukan penelitian yang sama dengan penelitian di atas
ANDA DAPAT MEMILIKI KESELURUHAN ISI KTI : PESAN SEKARANG JUGA


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Fans Page