Judul KTI

Ads 468x60px

17 Mei, 2012

Hubungan Paritas dan Anemia Kehamilan dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah di Puskesmas


Penyebab kematian bayi di Provinsi Lampung dan Lampung Tengah merupakan penyebab tertinggi kedua yaitu BBLR  sebanyak 28,42 % dan 36,6%. Berdasarkan data yang tercatat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kotagajah Lampung Tengah Tahun 2009  terdapat 55 BBLR (17,46%). Angka ini cukup tinggi dibandingkan dengan angka BBLR di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten. Faktor- faktor predisposisi yang dapat menyebabkan BBLR diantaranya paritas tinggi, nutrisi tidak adekuat serta anemia dalam kehamilan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah ada hubungan antara paritas  dan anemia kehamilan dengan  kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun 2010?

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui proporsi BBLR, proporsi paritas ibu bersalin, proporsi anemia kehamilan,  hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR, .hubungan antara anemia kehamilan dengan kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tengah Tahun 2010.

Jenis penelitian ini yaitu analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas XXX Tahun 2010 sebanyak 325 BBL. Penghitungan besar sampel dengan menggunakan tabel krejcie, sehingga  didapatkan jumlah sampel sebesar 181 BBL. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan cara lotre. Metoda pengumpulan data adalah metoda studi dokumentasi dengan alat ukur check list. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi  dan analisis bivariat dengan uji statistik chi-Square dengan menentukan kemaknaan (signifikan) p-value (p < 0,05) dan tingkat kepercayaan 95 %.

Hasil uji univariat menunjukkan bahwa proporsi kejadian BBLR sebesar 34,8 %, proporsi paritas tinggi  sebesar 66,9 %, proporsi anemia kehamilan  sebesar 60,8 %. Hasil uji chi-square hubungan paritas dengan kejadian BBLR dengan  p-value (0,000), hubungan anemia kehamilan dengan kejadian BBLR dengan p-value (0,001).

Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan paritas  dan anemia kehamilan dengan kejadian BBLR di wilayah kerja puskesmas XXX Lampung Tengah tahun 2010, sehingga diharapkan petugas kesehatan kususnya bidan untuk melakukan deteksi dini pada ibu hamil, serta penyuluhan tentang alat kontrasepsi untuk mencegah terjadinya ibu dengan paritas tinggi.

Kata Kunci      : Usia Ibu, Paritas, BBLR
Daftar Bacaan :  30 (1995- 2010)

Anda tertarik Untuk melakukan penelitian yang sama dengan penelitian di atas
ANDA DAPAT MEMILIKI KESELURUHAN ISI KTI : PESAN SEKARANG JUGA



Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Ada pertanyaan ataupun komentar ....!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Fans Page