Judul KTI

Ads 468x60px

17 Mei, 2012

Hubungan Status Gizi dan Riwayat Dismenore Pada Keluarga dengan Kejadian Dismenore


Salah satu keluhan yang menyebabkan ketidakhadiran siswa puteri di sekolah pada setiap bulannya adalah karena mengalami nyeri perut saat menstruasi atau dismenore. Dismenore merupakan kekejangan atau kram pada perut bagian bawah dan punggung yang terjadi selama menstruasi (Varney, 2006). Salah satu yang mempengaruhi dismenore yaitu status gizi yang tidak normal dan adanya riwayat dismenore pada keluarga. Angka kejadian dismenore di dunia cukup tinggi. Di Amerika Serikat diperkirakan hampir 90% wanita mengalami dismenore dan 10-15% diantaranya mengalami dismenore berat. Di Swedia dilaporkan dismenore terjadi pada 90% wanita yang berusia kurang dari 19 tahun dan 67% wanita yang berusia 24 tahun. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebesar 64,25% (Qittun, 2008 http://qittun.blogspot.com; Info sehat, 2008). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan  di SMK XXX pada bulan Maret 2011 dari 49 puteri, 44 puteri (89,79%) diantaranya mengalami dismenore.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan riwayat dismenore pada keluarga dengan kejadian dismenore di SMK XXX tahun 2011.

 Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 330 siswi SMK XXX kelas XI tahun 2011. Sampel ditentukan dengan tingkat kesalahan 5% sehingga diperoleh sampel 181 siswi, pengambilan sampel menggunakan metode random sampling dengan mengundi, cara pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner (lembar pertanyaan) dan pengukuran. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square.

Hasil penelitian di SMK XXX tahun 2011 diperoleh hasil siswi yang mengalami dismenore sebesar 84%, siswi yang memiliki status gizi tidak normal sebesar 43,1% dan siswi yang mempunyai riwayat dismenore pada keluarga sebesar 81,2%. Hasil perhitungan bivariat dari 78 siswi yang memiliki ststus gizi tidak normal terdapat  91,0% yang mengalami dismenore dan ada hubungan antara status gizi dengan kejadian dismenore (p-value=0,041, OR=2,755), sedangkan dari 147 siswi yang memiliki riwayat dismenore pada keluarga terdapat 92,5% yang mengalami dismenore dan ada hubungan yang bermakna antara riwayat dismenore pada keluarga dengan kejadian dismenore (p value=0,000, OR=13,909).

Kesimpulan ada hubungan antara status gizi dan riwayat dismenore pada keluarga dengan kejadian dismenore di SMK XXX tahun 2010. Saran bagi siswi agar berupaya mengurangi atau mencegah dismenore dengan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan rutin berolah raga. Bagi institusi SMK Negeri 1 dapat memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah. 

Kata Kunci : Status Gizi, Riwayat Dismenore
Daftar Bacaan : 58 (1991-2010)

Anda tertarik Untuk melakukan penelitian yang sama dengan penelitian di atas
ANDA DAPAT MEMILIKI KESELURUHAN ISI KTI : PESAN SEKARANG JUGA


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Fans Page